Bantuan Air Bersih untuk Desa yang Terdampak Kekeringan di Pamekasan
Rabu, 28 Okt 2026, 23:27 WIBPamekasan - Perusahaan Listrik Negara Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PLN UP3) Madura, menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian dan meringankan beban warga.
Penyaluran bantuan air bersih bekerja sama dengan Yayasan Baitul Mal PLN Madura ini menyasar tiga desa di Kecamatan Pademawu, yakni Desa Jarin, Pegagan dan Desa Buddih.
"Ketiga desa ini menjadi sasaran bakti sosial kami di PLN UP3 Madura, karena termasuk kategori paling parah mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih," kata Manajer PLN UP3 Madura Radea Cakrawala Nusantara di Pamekasan, Rabu.
Radea memimpin langsung pendistribusian yang dilakukan selama dua hari mulai Selasa (27/10) hingga Rabu (28/10) itu.
Ia menjelaskan, selain sebagai bentuk aksi kemanusiaan, bantuan air bersih yang menyasar tiga desa di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan itu, juga dalam rangka kegiatan bakti sosial memperingati Hari Listrik Nasional (HLN).
"Di momen HLN ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN dirasakan secara utuh oleh masyarakat. Bukan semata-mata lewat terangnya lampu di rumah, tetapi juga melalui kepekaan kita melihat kebutuhan vital seperti air bersih di tengah kemarau panjang ini," katanya.
Bantuan air bersih PLN UP3 Madura ini diharapkan bisa meringankan beban warga terdampak, seperti untuk kebutuhan mandi dan memasak.
Sebanyak lima armada tangki berkapasitas total 25 ribu liter digerakkan mendistribusikan bantuan yang dilakukan melalui program tanggungjawab sosial perusahaan itu.
"Selain di Pamekasan bantuan air bersih oleh PLN UP3 Madura ini juga kami gelar di tiga kabupaten lain di Madura, yakni Bangkalan, Sampang dan Sumenep," katanya.
Melalui sinergi antara program tanggung jawab sosial dan Yayasan Baitul Mal, PLN UP3 Madura menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memfokuskan pelayanan pada keandalan pasokan energi listrik, akan tetapi juga bisa membantu meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, jumlah desa terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih kali ini sebanyak 82 desa, tersebar di 11 kecamatan dari 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan.
Angka itu tersebar di 281 dusun, dengan rincian sebanyak 211 dusun masuk kategori kering langka, sedangkan 70 dusun sisanya masuk kategori kering kritis.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Penyaluran Bantuan 15 Juta Liter Air untuk Warga Terdampak Kekeringan di Bekasi
-
Batik Ciprat Kelurahan Husein Sastranegara Jadi Tren Baru Kreativitas Warga Bandung
-
Dua Petani Perempuan RI Diakui FAO, Pahlawan Pangan dari Desa Mendunia
-
Bikin Kaget! Transaksi QRIS Antarnegara di Sulut Capai Rp2,4 Miliar
-
Mendag Dorong UMKM Gunakan Barcode
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.