Antrean di SPBU, Pertamina Patra Niaga Awasi Distribusi Pertalite di Gorontalo
Rabu, 28 Okt 2026, 14:43 WIBGORONTALO â Pertamina Patra Niaga memperketat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Provinsi Gorontalo menyusul lonjakan permintaan yang berdampak pada antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Manajer Pertamina Patra Niaga Gorontalo, Satria Saputra Harahap, di Gorontalo, Rabu (28/10), mengatakan antrean kendaraan secara umum mulai berkurang, meskipun pada jam tertentu masih mencapai 50â100 meter di luar area SPBU.
Menurut dia, salah satu faktor yang memengaruhi peningkatan permintaan Pertalite adalah peralihan konsumen dari Pertamax akibat perbedaan harga kedua jenis BBM tersebut.
Perubahan pola konsumsi itu turut menjadi perhatian Pertamina dalam mengoptimalkan penyaluran BBM agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan antrean tidak berkepanjangan.
âSecara umum antrean sudah mulai landai, meskipun di beberapa titik masih terjadi antrean. Kami terus mengoptimalkan penyaluran dan memperketat pengawasan agar BBM subsidi tepat sasaran,â ujar Satria.
Untuk mengatasi antrean, Pertamina mempercepat penyaluran BBM dari Integrated Terminal (IT) Gorontalo mulai pukul 01.00 Wita.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan distribusi ke SPBU. Pertamina juga menambah jalur pengisian melalui rekonfigurasi nozzle guna mendukung pelayanan kepada konsumen.
Selain memastikan kelancaran distribusi, Pertamina memantau ketersediaan stok dan kondisi antrean secara berkala sebagai bagian dari upaya mengidentifikasi titik-titik yang masih mengalami kepadatan kendaraan.
Di sisi lain, Pertamina menaruh perhatian terhadap potensi penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi melalui pembelian berulang.
Pengawasan diperkuat melalui inspeksi mendadak (sidak) SPBU bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) BBM Provinsi Gorontalo. Langkah tersebut ditujukan untuk memperketat pengawasan penyaluran dan memastikan BBM bersubsidi digunakan sesuai peruntukannya.
Upaya pengendalian distribusi dan pengawasan tersebut menjadi bagian dari penanganan antrean Pertalite di Gorontalo. Namun, perkembangan kondisi di lapangan tetap perlu dipantau, terutama pada SPBU yang masih mengalami antrean panjang pada jam-jam tertentu.
- Pertamina Patra Niaga
- antrean bbm
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
DKI Fokus Realisasikan Transjakarta Jalur Laut ke Pulau Seribu
-
Festival Olahraga Rakyat Jakarta 2026
-
Sumsel dan Kalteng Menjadi Prioritas Penanganan Kebakaran Hutan
-
Dana Pemberdayaan Diperbesar, Jangan Habis untuk Program Seremonial
-
Jangan Panik! Beras Premium Ditarik, Bapanas Pastikan Stabilitas Pasokan Tetap Terjaga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.