Edukasi Tentang Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMK 1 Manokwari

Selasa, 27 Okt 2026, 22:37 WIB

Manokwari - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat memberikan edukasi kepada pelajar SMK Negeri 1 Manokwari tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan pentingnya rehabilitasi bagi orang yang mengalami ketergantungan.

Wakil Kepala Polda Papua Barat Brigadir Jenderal Polisi Sulastiana di Manokwari, Selasa, mengatakan pelajar perlu berani menolak ajakan menggunakan narkoba dan memilih pergaulan yang positif untuk menjaga kesehatan serta masa depan.

Ket. Foto: Wakil Kepala Polda Papua Barat Brigjen Pol Sulatiana (kedua dari kanan) dan Dirbinmas Polda Papua Barat Kombes Pol Hari Sembiring (kir) foto bersama Kepala SMK Negeri 1 Manokwari dan para siswa usai kegiatan edukasi di Manokwari, Selasa (27/10/2026). — Sumber: Antara

"Gunakan waktu dengan belajar, berolahraga, dan mengikuti kegiatan keagamaan supaya bisa hindari pergaulan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Sulastiana juga meminta pelajar tidak mengucilkan atau menghina orang yang mengalami ketergantungan, sebab mereka perlu mendapat dukungan keluarga dan bantuan tenaga profesional untuk menjalani pemulihan.

Ada sejumlah dampak negatif dari penyalahgunaan ganja, sabu-sabu, dan heroin terhadap kesehatan, mulai dari gangguan konsentrasi dan daya ingat hingga ketergantungan serta risiko overdosis.

"Kalau ada teman atau keluarga yang mengalami ketergantungan, konsultasi dengan puskesmas, rumah sakit, atau Badan Narkotika Nasional (BNN) supaya cepat ditangani dengan tepat," ujarnya.

Dia kemudian mengingatkan bahaya penggunaan rokok elektronik yang mengandung zat terlarang seperti tetrahidrokanabinol (THC), karena dapat mengganggu kemampuan belajar, kesehatan paru-paru, dan kesehatan mental.

Selain narkoba, dirinya juga memberikan pemahaman bagi pelajar tentang risiko perjudian daring yang dapat menyebabkan kerugian dan kecanduan. Oleh karena itu, pelajar tidak boleh tergiur janji memperoleh uang secara cepat.

"Apabila mengetahui teman terlibat judi daring, ajak mereka berhenti dan cari bantuan kepada orang tua atau guru," katanya.

Pada kesempatan itu, Wakapolda Papua Barat membagikan buku Polwan untuk Negeri: Bunga Rampai Pemikiran dan Pengalaman yang Menginspirasi serta Mengungkap Ekologi Kejahatan Narkotika.

Direktur Binmas Polda Papua Barat Kombes Pol Hari Sembiring turut mengajak pelajar melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan memanfaatkan peluang beasiswa untuk meraih cita-cita.

"Pelajar merupakan generasi muda penerus harapan daerah dan bangsa. Manfaatkan kesempatan dengan hal-hal positif untuk masa depan yang cerah," ucapnya.

  • Bahaya Narkoba

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.