Kekeringan Makin Meluas, BPBD Pati Terus Distribusikan Air Bersih
Kamis, 29 Okt 2026, 14:02 WIBPATI â BPBD Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menyalurkan air bersih kepada warga yang kesulitan air bersih dengan jumlah desa terdampak semakin bertambah menjadi 81 desa yang tersebar di 12 kecamatan.
"Sebelumnya hanya 70-an desa, kini bertambah menjadi 81 desa yang terdampak kekeringan dan membutuhkan suplai air bersih," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Pati Budi Martinus, di Pati, Kamis (29/10).
Ia mengatakan desa yang membutuhkan suplai air bersih tidak hanya dialami desa yang setiap musim kemarau terdampak, bahkan ada desa yang selama ini tidak pernah terdampak kini juga membutuhkan perhatian.
Desa tersebut, yakni Desa Klayusiwalan dan Tlogomojo, Kecamatan Batangan. Selain itu, juga ada beberapa desa yang mulai mengajukan suplai air bersih.
Distribusi air bersih, kata dia, dalam sehari bisa sebanyak 30-an truk tangki. Sedangkan distribusi normal berkisar 25 tangki per harinya.
Selain ada penambahan desa terdampak, kata dia, beberapa kecamatan juga mengalami perubahan status dari sebelumnya hanya kekeringan ringan atau sedang, kini ada yang sampai berat.
Dampak kekeringan berat, pada 22 September 2026 tercatat hanya di Kecamatan Gabus dan Jakenan, kini meluas ke Kecamatan Kayen, Tambakromo, Winong, Pucakwangi, dan Jaken.
Kecamatan Dukuhseti yang awalnya terdampak ringan, kini meningkat menjadi sedang karena awalnya hanya satu desa, kini meluas ke empat desa.
Pemkab Pati menyiapkan anggaran belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp20 miliar untuk menangani bencana kekeringan yang saat ini jumlah desa terdampak semakin bertambah.
Penanganan kekeringan di Kabupaten Pati dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai unsur. Bantuan air bersih di antaranya terus disalurkan BPBD Kabupaten Pati, Baznas, PMI, Bank Jateng, Bank Daerah Pati, PDAM, serta yang terharu dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Pati.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pati l Supriyanto mengatakan Bawaslu bersama jajaran menyalurkan 36.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Jaken.
Dropping air bersih sebanyak itu, disalurkan kepada warga Desa Mojoluhur dan Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
Bantuan tersebut, kata dia, didistribusikan menggunakan enam truk tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter dan 8.000 liter.
Kegiatan pendistribusian air bersih ini, lanjut dia, merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Pendistribusian air bersih tersebut melibatkan jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Kabupaten Pati, mulai dari ketua, anggota, kepala sekretariat, hingga staf sekretariat.
- Distribusikan Air Bersih
- bencana kekeringan
- BPBD Pati
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Melonjak Drastis, Jakarta Tembus Peringkat 140 Kota Terbaik Dunia Versi Oxford Economics!
-
Hasil Liga Prancis: PSG Puncaki Klasemen Usai Taklukkan Strasbourg 3-1
-
Produk Desa Mau Tembus Pasar Ekspor? Kemendes PDT Ingatkan Hal Ini
-
Yu Zidi Lengkapi Hat-trick Emas, Tiongkok Makin Dominan di Asian Games 2026
-
253 Unit Rumah Rusak Akibat Gempa yang Melanda Bogor
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.