Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor di Madiun, Suami Siri Ditangkap
Senin, 26 Okt 2026, 10:38 WIBMADIUN - Kepolisian Resor Madiun Kota, Jawa Timur, menangani kasus dugaan pembunuhan dengan korban ibu dan anak asal Bogor, Jawa Barat, yang melibatkan suami siri korban berinisial DBM, warga Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Kepala Polres Madiun Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Rizki Pratama di Madiun, Senin, mengatakan polisi masih mendalami kasus tersebut lebih lanjut. Terduga pelaku telah ditangkap dan diamankan.
Kasus pembunuhan tersebut kini ditangani tim Jatanras Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Masih pendalaman. Baru tertangkap terduga pelakunya," ujar Rizki singkat saat dihubungi wartawan.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga korban, kasus tersebut bermula dari laporan kehilangan korban DH (30) bersama anaknya AGF (4), sejak 20 September 2026.
Pihak keluarga kemudian berupaya mencari keduanya. Laporan orang hilang akhirnya dibuat di Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026.
Hasil penelusuran dan informasi yang dihimpun polisi di lapangan, peristiwa tersebut diduga bermula di Hotel Mataram Baru, Jalan dr. Soetomo, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada 20 September 2026.
Dalam perkembangan penyelidikan, polisi menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan. Rekaman kamera pengawas atau CCTV hotel menjadi salah satu petunjuk yang ditelusuri penyidik.
Saat itu, DBM terlihat berada di dalam salah satu kamar hotel bersama DH dan AGF. Kemudian diduga terjadi pertengkaran antara DBM dan DH hingga berujung pada korban meninggal dunia akibat dugaan tindakan kekerasan.
Setelah kejadian tersebut, DBM diduga membawa jasad DH menggunakan kantong tidur dan mengajak AGF meninggalkan hotel.
DBM kemudian diduga membawa anak berusia empat tahun itu ke rumahnya di Gang Tentrem, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Di lokasi tersebut, AGF juga diduga menjadi korban pembunuhan.
Hingga kini polisi belum memberikan keterangan resmi terkait rangkaian dugaan peristiwa tersebut.
Polisi juga masih melengkapi bukti-bukti dari hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku guna mengungkap motif dugaan pembunuhan tersebut, termasuk mencari keberadaan jasad kedua korban.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Anggota DPR Dorong Perlindungan Pekerja di Agam
-
Pasokan Melimpah, Harga Cabai Merah dan Daging Unggas di Lebak Turun Rp5.000/Kg
-
Gempar! 995 Pucuk Senjata Api Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel, Ini Kronologinya!
-
Data Desil Kacau Disorot, DPR Minta Segera Perbaiki untuk Lindungi Hak Pendidikan Masyarakat
-
Ribuan Pengunjung Padati KEK Kura Kura Bali, Festival Bunga Jadi Daya Pikat Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.