Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Titik Api Tak Terdeteksi, Tim Gabungan Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

25 Minggu, 25 Okt 2026, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Titik Api Tak Terdeteksi, Tim Gabungan Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai Titik Api Tak Terdeteksi, Tim Gabungan Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai Doc: Antara
Ket. Petugas BPBD saat memadamkan api di kawasan Gunung Ciremai, Jawa Barat.

Kuningan - Tim gabungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memfokuskan pendinginan di tiga blok kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, setelah pemantauan pada Sabtu tidak mendeteksi titik api.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu mengatakan operasi difokuskan pada penanganan sisa kebakaran, karena masih ditemukan kepulan asap tipis di sejumlah lokasi.

“Status terkendali, lanjut pendinginan total sampai asap hilang,” kata Indra dalam keterangannya, di Kuningan, Sabtu (24/10).

Ia menyampaikan tiga blok yang menjadi prioritas pendinginan atau mopping up tersebut meliputi Bintangot, Karang Dinding, dan Bukit Seribu Bintang di kawasan TNGC wilayah Kabupaten Kuningan.

Pihaknya menyampaikan dari hasil pemantauan drone TNGC dan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan Sipongi, titik api tidak terdeteksi hingga Sabtu malam, sehingga petugas melanjutkan siaga pendinginan.

Sebelumnya, kata dia lagi, pemantauan udara di Grid 15 kawasan TNGC menemukan titik api di bawah kaki Gunung Dulang dan di sebelah selatan pos pemantauan Karang Dinding, sekitar 1,4 kilometer dari pos tersebut.

“Temuan itu ditindaklanjuti dengan operasi pendinginan, termasuk di Blok Panyusupan, sementara petugas terus memantau perkembangan kondisi kawasan melalui pengamatan udara dan pemeriksaan lapangan,” ujarnya lagi.

Ia menuturkan upaya penanganan meliputi pendinginan manual menggunakan peralatan pemadam, termasuk jet shooter, serta patroli drone untuk memantau sebaran asap dan memastikan kondisi titik-titik terdampak.

Dia menyebutkan keterbatasan kendaraan untuk mobilisasi petugas menjadi salah satu kendala dalam penanganan karhutla, ditambah kondisi medan curam dan lahan bekas terbakar yang membutuhkan kewaspadaan.

“Untuk mendukung penanganan lanjutan pada Minggu (25/10), tim gabungan merencanakan pemantauan asap dan pendinginan di Grid 15, operasi modifikasi cuaca oleh BNPB, serta dukungan water bombing oleh TNI Angkatan Udara,” ujarnya lagi.

Pihaknya pun melanjutkan pelayanan kesehatan, pemenuhan logistik, pendataan relawan, dan pemantauan perkembangan titik api melalui Sipongi untuk memastikan kondisi kawasan tetap terkendali.

“Proses pendinginan hingga kepulan asap menghilang dan memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul di kawasan TNGC,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Olahraga
Jadi Tuan Rumah, Depok Pede...
Rona
Syuting Miami Vice '85, Mic...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.