Sempat Tertekan, Shnaider ke Babak Kedua
Kamis, 22 Okt 2026, 06:22 WIBNINGBO â Petenis Russia Diana Shnaider melewati ujian berat di babak pertama Ningbo Open untuk menundukkan wakil Kazakhstan Yulia Putintseva dalam pertarungan tiga set ketat 7-5, 7-6 (4), Rabu (21/10). Sementara itu, kabar mengejutkan datang dari unggulan kedua Iga Swiatek yang memutuskan mundur dari turnamen di Tiongkok tersebut sekaligus mengakhiri musim lebih awal akibat cedera paha kiri.
Shnaider, unggulan keenam, harus bekerja keras selama dua jam 26 menit untuk mengamankan tiket ke babak kedua turnamen WTA 500 itu. Dia sempat tertinggal 2-5 pada set pertama sebelum bangkit merebut kemenangan 7-5. Perjuangan serupa terjadi pada set kedua ketika petenis Rusia tersebut berada dalam posisi tertinggal 3-5, tetapi kembali mampu membalikkan keadaan dan memaksakan tiebreak.
Meski melakukan 49 kesalahan sendiri, atau 28 lebih banyak dibandingkan Putintseva, Shnaider tetap mampu mengendalikan pertandingan pada momen-momen penting. Ia menyelamatkan sembilan dari 14 peluang break point lawan dan mencatatkan 34 pukulan winner, unggul jauh atas Putintseva yang hanya menghasilkan 18 winner.
Di pertandingan lain, unggulan kelima Belinda Bencic dari Swiss juga melaju setelah lawannya, Jelena Ostapenko dari Latvia, mengundurkan diri akibat kendala fisik. Bencic sedang unggul 6-3, 1-1 ketika pertandingan dihentikan setelah berlangsung 62 menit.
Bencic selanjutnya menghadapi petenis Polandia Katarzyna Kawa, yang bangkit untuk mengalahkan Daria Snigur dari Ukraina 1-6, 6-2, 6-4. Sejumlah petenis lain yang memastikan tempat di babak kedua antara lain Ekaterina Alexandrova dari Russia, Jasmine Paolini dari Italia, Polina Kudermetova dari Uzbekistan, serta Sara Bejlek dari Ceko.
Di tengah persaingan Ningbo Open, Swiatek mengambil keputusan penting untuk memprioritaskan pemulihan. Petenis Polandia itu masih dibayangi masalah pada paha kiri yang sebelumnya mengganggu penampilannya ketika kalah dari Maja Chwalinska di semifinal Wuhan pekan lalu.
Swiatek mengakui cedera tersebut telah mengganggunya selama beberapa pekan terakhir. Ia menilai istirahat dan pemulihan menyeluruh menjadi pilihan terbaik setelah menjalani musim yang penuh tantangan. âIni menjadi salah satu musim paling berat dalam karier saya, dengan banyak tantangan, perubahan, dan pelajaran sepanjang perjalanan,â tulis Swiatek melalui Instagram.
Ia mengaku bangga terhadap kerja keras dan perkembangan yang dicapai pada paruh kedua musim. Namun, setelah melewati beberapa bulan, bahkan beberapa tahun, yang sangat intens, Swiatek merasa tubuhnya membutuhkan waktu lebih panjang untuk pulih sepenuhnya.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri peluangnya untuk terus bersaing memperebutkan tempat terakhir di WTA Finals. Swiatek menegaskan tidak akan mengikuti turnamen lain sepanjang tahun ini dan berharap dapat kembali berkompetisi pada musim mendatang dalam kondisi lebih baik. ben/G-1
- Ningbo Open
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Polri: Mutasi 88 Pati dan Pamen Percepatan yang Dibutuhkan
-
Inilah Rencana Penataan Kawasan Tanah Abang Hingga Kampung Bali Oleh Pemprov DKI
-
CKG Jadi Bantalan Perlindungan Kesehatan bagi Masyarakat di Tengah Penurunan Gaya Hidup
-
Studi Internasional: Penderita Kanker Meningkat Lebih Cepat di Kalangan Muda
-
Jangan Anggap Sepele! Dinkes Bangka Tengah Ingatkan Warga Hadapi Musim Kemarau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.