Puskesmas Jakarta Diminta Siaga Antisipasi Penyebaran Influenza
📅 Kamis, 22 Okt 2026, 15:58 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-DPRD DKI Jakarta
JAKARTA -- Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Zahrina Nurbaiti meminta agar puskesmas di Jakarta siap siaga mengantisipasi penyebaran influenza A, sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Puskesmas harus menjadi benteng terdepan melalui deteksi dini, sosialisasi pola hidup bersih dan sehat, serta edukasi pencegahan penularan,” kata Zahrina dalam keterangan resmi, Kamis.
Dia pun mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus memperkuat pengawasan dan pencatatan (surveilans) kasus Influenza A.
Namun, menurut dia, upaya tersebut perlu diikuti dengan pemantauan aktif pada fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk penyampaian informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat.
“Warga tidak perlu panik, tetapi harus tetap waspada. Deteksi dini dan informasi yang akurat menjadi kunci penanganan,” ujar Zahrina.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga daya tahan tubuh dan menggunakan masker saat beraktivitas apabila mengalami gejala sakit.
Menurut dia, pencegahan perlu disertai dengan kesadaran untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, terutama jika keluhan memburuk.
“Sinergi pemerintah, fasilitas kesehatan, dan kesadaran masyarakat penting untuk menekan risiko penularan,” tutur Zahrina.
Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pemantauan secara berkala melalui analisis tren kasus dan hasil pemeriksaan laboratorium untuk melihat pola peningkatan kasus dan subtipe virus influenza yang beredar.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan upaya pencegahan juga terus dilakukan melalui komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat serta koordinasi lintas program dan lintas sektor.
Selain penguatan surveilans, Dinas Kesehatan DKI Jakarta turut memastikan kesiapan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, termasuk layanan sentinel Influenza-Like Illness (ILI), kapasitas pemeriksaan, ketersediaan obat dan alat kesehatan, tenaga kesehatan, ruang perawatan, serta sistem rujukan apabila terjadi peningkatan kebutuhan pelayanan.
Ani mengingatkan pada prinsipnya, sebagian besar kasus influenza dapat pulih dengan perawatan mandiri yang tepat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!