Peluang Budaya Lokal Indonesia Dilirik Pengembang 'Game Online', Berpotensi Mendunia!
📅 Kamis, 22 Okt 2026, 16:44 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Direktur Gim Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Luat Sihombing mengungkapkan bahwa budaya Indonesia dapat menjadi salah satu bahan bakar atau fondasi yang dilirik oleh pengembang untuk dijadikan gim yang berpotensi mendunia.
Dalam acara “Tencent White Paper Launch” yang menjadi bagian dari World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, Kamis (22/10), Luat mengatakan budaya lokal yang dimaksud termasuk juga hal-hal populer maupun meme yang tengah berkembang di masyarakat yang tadinya hanya populer di Indonesia, namun, pada akhirnya dikenal luas oleh masyarakat global.
"Kami melihat para pengembang gim di Indonesia tetap berupaya untuk selalu relevan dan mengembangkan ekosistemnya di Indonesia. Bagaimana mereka mencoba menjangkau pasar global dengan menggunakan pendekatan berbeda. Dari konten lokal ke konten global, tapi, tetap menjaga kebudayaan lokal bisa masuk ke dalam gim mereka," kata Luat.
Dia mencontohkan salah satu gim sukses yang terbukti menerapkan pendekatan tersebut yang akhirnya memikat tidak hanya pemain gim lokal, tapi, juga mancanegara ialah "Bus Simulator Indonesia" (BUSSID).
Permainan itu memasukkan unsur-unsur yang sangat lokal dan dapat dijumpai dalam keseharian masyarakat Indonesia termasuk, unsur meme "om telolet om" yang menjamur pada 2016 dan kini kembali viral karena menjadi tema lagu dari grup wanita No Na.
"Mekanismenya, konten itu berkembang dengan meme yang dimasukkan ke dalam gim dan permainannya berhasil memiliki pemain yang benar-benar loyal di Indonesia. Itu sangat menarik dan itu terus dikembangkan. Kesuksesannya terlihat dari pengguna aktif bulanannya yang terus berkembang sampai sekarang. Bahkan mereka bisa menarik pemain dari India juga," kata Luat.
Kesuksesan tersebut menurut dia dapat menjadi inspirasi ide untuk para pengembang gim pemula atau pengembang gim independen menciptakan gim-gim yang bisa mendunia.
Selain mendorong agar budaya lokal bisa dimanfaatkan dalam pengembangan gim sehingga berdampak pada industri gim Indonesia, pemerintah juga telah menyiapkan regulasi-regulasi yang mendukung industri tersebut.
Bentuk dukungan tersebut diwujudkan dengan penyiapan revisi Peraturan Presiden nomor 19 tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional yang bisa lebih efektif menopang dan mendukung upaya pelaku industri untuk bertumbuh.
Laporan Tencent White Paper yang dikerjakan oleh firma konsultan kebijakan publik Access Partnership bertajuk "The video game industry: Unlocking the next level of economic and social development in the Southeast Asia" mengungkap bahwa pada 2025 industri gim Indonesia mencetak pendapatan total senilai 1,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp23 triliun.
Pada tahun yang sama, industri gim juga menciptakan 257.400 lapangan pekerjaan yang menyerap tenaga kerja lokal Indonesia.
Diproyeksikan pada 2030 industri gim berkontribusi terhadap ekonomi nasional dengan pendapatan hingga 3,3 miliar dolar AS (sekitar Rp59 triliun) dan penciptaan 476.000 lapangan pekerjaan. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!