Tren Positif Masih Lanjut, 21 Oktober 2026

Rabu, 21 Okt 2026, 10:05 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) IHSG berpotensi melanjutkan tren positif pada perdagangan te ngah pekan seiring peluang berlanjutnya aksi beli dan mem baiknya sentimen pasar.

Namun, penguatan tersebut tetap perlu dicermati karena tekanan eksternal, vo latilitas pasar global, serta aksi ambil un tung dapat memicu pembalikan arah.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Karena itu, keberlanjutan reli akan bergantung pada kekuatan sentimen dan fundamental pasar, bukan semata-mata momentum teknikal jangka pendek.

“Dalam jangka pendek, IHSG masih berpeluang untuk menguji 5.328-5.458.

Namun, perlu diwaspadai akan ada nya potensi pembalikan arah ke rentang 5.093-5.191,” demi kan catatan analisis dari Tim MNC Sekuritas, Selasa (20/10).

Sebelumnya, IHSG, Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/10) sore, ditutup menguat 282,28 poin atau 5,65 persen ke posisi 5.278,89 seiring bargain hunting investor (aksi beli saham yang harganya turun) setelah dua hari perdagangan mengalami koreksi signifikan.

Sementara kelompok 45 sa ham unggulan atau indeks LQ45 naik 41,89 poin atau 8,58 persen ke posisi 530,35.

“Penguatan IHSG hari ini lebih didorong oleh technical rebound setelah koreksi yang sangat tajam dalam dua hari perdagangan sebelumnya.

Investor mulai melakukan bar gain hunting pada saham-saham berkapitalisasi besar yang harganya sudah terkoreksi cukup dalam,” ujar pengamat pasar modal Elandry Pratama saat dihubungi di Jakarta.

Selain itu, Elandry mengatakan langkah BEI untuk mengecualikan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) dari perhitungan IHSG turut menjadi senti men yang dicermati oleh pelaku pasar.

“Namun, ini be lum berarti risiko pasar sudah sepenuhnya mereda,” ujar Elandry

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.