Perang Kelompok Marak di Makassar, Wali Kota Minta Camat dan Lurah Gelar Patroli Malam
📅 Rabu, 21 Okt 2026, 01:35 WIB | Oleh: AlfredMAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memerintahkan seluruh camat dan lurah untuk memperkuat koordinasi dengan jajaran TNI-Polri dalam mengintensifkan patroli malam guna mengantisipasi maraknya perang kelompok di wilayahnya.
"Kejadian marak belakangan ini perlu ditangani bersama-sama, oleh karena itu Pemerintah Kota Makassar bersama TNI-Polri harus bergerak bersama untuk melakukan pencegahan dan memastikan persoalan ini bisa diselesaikan," ujarnya di Makassar, Selasa (20/10).
Munafri saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh camat, lurah yang dihadiri jajaran Kodim 1408/Makassar, Polrestabes Makassar, menegaskan persoalan tawuran tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat keamanan.
Dia mengatakan pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan harus mengambil peran aktif dengan turun langsung ke masyarakat dan membangun kolaborasi lintas sektor.
Menurut dia, kondisi keamanan Kota Makassar merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan langkah nyata, bukan sekadar koordinasi di atas meja.
"Ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencegah konflik antarkelompok meluas ke wilayah lain," katanya.
Dalam rapat koordinasi itu, Munafri menekankan upaya menjaga keamanan tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab lurah di lokasi terjadinya tawuran.
Camat dan lurah di wilayah tetangga juga harus ikut terlibat untuk mencegah konflik meluas maupun merembet ke kawasan lain.
"Jangan menganggap kalau di wilayah saya tidak terjadi, sehingga tidak perlu terlalu fokus melihat ini. Semua harus diantisipasi dengan baik, karena kita tidak ingin konflik ini menular ke wilayah lain," terangnya.
Sebagai tindak lanjut, Munafri memastikan patroli malam akan dilakukan secara rutin dengan melibatkan camat, lurah, Satpol PP, serta unsur TNI dan Polri.
Selain patroli, Pemerintah Kota Makassar juga akan memperkuat sistem keamanan lingkungan melalui pembenahan pos-pos ronda dan titik kumpul warga sebagai ruang interaksi sekaligus sarana deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Munafri menyebut keberadaan pos ronda dan komunikasi aktif antarwarga menjadi bagian penting dalam membangun kewaspadaan bersama di tingkat lingkungan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!