- Home
-
- Luar Negeri
-
- 855 Orang Ditangkap Kerusu...
855 Orang Ditangkap Kerusuhan dan Penjarahan Guncang Paris
Senin, 19 Okt 2026, 02:00 WIBParis â Polisi bentrok dengan para pengunjuk rasa di Alun-Alun République, Paris, pada Minggu (18/10), sementara aksi penjarahan kembali dilaporkan terjadi sehari setelah demonstrasi nasional berujung pada kekacauan dan penjarahan secara luas.
Jurnalis AFP melaporkan, beberapa ratus orang berkumpul di Alun-Alun République setelah ajakan untuk menggelar aksi beredar di media sosial.
Rekaman televisi memperlihatkan penjarahan sebuah toko pakaian di kawasan tersebut. Sejumlah sepeda juga dibakar di dekat lokasi. Penjarahan sebuah toko turut dilaporkan terjadi di Kota Lyon pada Minggu.
Alun-Alun République merupakan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya massa demonstrasi. Kawasan itu juga menjadi lokasi bentrokan dan penjarahan besar-besaran pada Sabtu (17/10).
Kepolisian Paris menyatakan demonstrasi terbaru tersebut tidak mendapat izin. Polisi telah melakukan pemeriksaan dan menyiapkan pengamanan agar dapat segera bertindak jika diperlukan.
Menghadapi tanda-tanda awal ketegangan, polisi bergerak untuk membubarkan kerumunan dan melakukan penangkapan, menurut keterangan kepolisian.
Sekitar 855 orang ditangkap di Paris pada Sabtu ketika sejumlah gedung dan toko dijarah serta dibakar di tengah bentrokan sengit antara polisi dan demonstran bertopeng.
Menurut tayangan televisi, polisi pertama kali menembakkan gas air mata di Alun-Alun République pada Minggu untuk membubarkan aksi tersebut. Namun, para pengunjuk rasa kembali berkumpul dan melanjutkan demonstrasi.
Jurnalis AFP melaporkan, botol dan batu dilemparkan ke arah aparat keamanan. Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata dan granat kejut sebelum menyerbu kerumunan untuk membubarkan massa. Sejumlah orang ditangkap dalam tindakan tersebut.
Para demonstran memasang spanduk di sekitar patung yang berada di tengah alun-alun untuk menyampaikan keluhan mengenai tingginya biaya hidup. Banyak di antara mereka mengenakan pakaian hitam, sementara sebagian lainnya memakai penutup wajah.
Aksi tersebut berlangsung sehari setelah demonstrasi nasional di Prancis diwarnai bentrokan, pembakaran, dan penjarahan yang meluas. Aparat keamanan berupaya membubarkan kerumunan dan mengendalikan situasi di tengah berlanjutnya ketegangan di sejumlah lokasi.
- Kerusuhan Prancis
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
ADB Siap Gulirkan Dana untuk Dukung Reformasi Pasar Keuangan Indonesia
-
Viral Aniaya ABK, KKP Amankan KM Maulana 23 di Laut Aru
-
Prancis Dilanda Kerusuhan, Wapres AS JD Vance Salahkan Masalah Imigrasi dan Asimilasi
-
Nostalgia Warga Jerman Sebut Angela Merkel Lebih Jago Atasi Masalah Negara
-
Prancis Membara! Macron Kecam Kerusuhan, Hampir 2.400 Orang Ditangkap
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.