Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Sebut Korupsi Dana Kebencanaan sebagai Kejahatan Kemanusiaan

5 Jumat, 16 Okt 2026, 03:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPR Sebut Korupsi Dana Kebencanaan sebagai Kejahatan Kemanusiaan DPR Sebut Korupsi Dana Kebencanaan sebagai Kejahatan Kemanusiaan Doc: Antara
Ket. akil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahtoni.

JAKARTA - Komisi III DPR RI mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas dugaan korupsi yang menggunakan dana kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pasalnya, korupsi dana kebencanaan merupakan kejahatan kemanusiaan sehingga perlu diusut tuntas dan seluruh pihak yang terbukti terlibat mesti mendapatkan hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

“Komisi III mendukung penuh langkah KPK dalam mengusut dugaan korupsi di lingkungan BNPB ini. Bisa-bisanya di saat masyarakat dan negara sedang berjuang mati-matian menangani bencana, malah ada pihak yang mengorupsi anggaran bencana,”terang Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahtoni di Jakarta, Kamis (15/10).

Menurut dia, penyelewengan dana kebencanaan berpotensi mengganggu upaya penanganan bencana. “Bagaimana operasi penanganan bencana kita mau maksimal kalau anggaran kebencanaannya dikorupsi seperti ini?” katanya.

Karena itu, Sahroni meminta KPK mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat tanpa melindungi siapa pun.

Anggota Komisi III DPR Abdullah juga mendesak KPK berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit pengelolaan keuangan BNPB menyusul OTT terkait dugaan korupsi. “Audit ini penting untuk memastikan anggaran penanganan bencana digunakan sesuai kebutuhan, tepat sasaran, dan tidak disalahgunakan,” kata Abdullah.

Dia mengaku kecewa atas OTT di lingkungan BNPB. Ia menilai dugaan penyimpangan anggaran penanganan bencana perlu menjadi perhatian karena dana tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

Legislator bidang penegakan hukum itu juga meminta KPK mendalami kemungkinan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran di sektor lain di lingkungan BNPB.

“Pengawasan perlu mencakup seluruh tahapan penggunaan anggaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan,” katanya.

Dengan pengawasan tersebut, ia berharap penggunaan anggaran penanganan bencana dapat dipantau dan dievaluasi secara menyeluruh sehingga potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.

“Kalau anggaran yang seharusnya digunakan untuk menolong korban justru diselewengkan, kita harus bertanya, berapa banyak orang yang mungkin tidak mendapatkan pertolongan sebagaimana mestinya?” katanya.

Terjadi Sejak 2022

KPK menduga praktik korupsi terkait dana siap pakai BNPB telah terjadi sejak 2022. “Ya, kurang lebih sekitar tiga-empat tahun ditarik ke belakang,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10).

Sementara itu, Setyo menjelaskan dana siap pakai tersebut biasanya digunakan BNPB untuk kebutuhan mendesak terkait kebencanaan. “Jadi, kalau ada bencana, dana siap pakai ini digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan mendesak yang sifatnya darurat. Ya, pasti banyak hal yang berhubungan dengan bencana,” katanya.

Sebelumnya, KPK mengonfirmasi melakukan OTT di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan sejumlah pihak swasta.

Namun, Rustian tidak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang anggarannya diduga bersumber dari dana siap pakai untuk penanganan bencana. KPK pada 14 Oktober 2026 menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus tersebut. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
BMKG: Jakarta Diperkirakan ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.