Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sampah Lapas Kupang Disulap Jadi Cuan, Napi Diajari Bikin Kerajinan Hingga Pupuk

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 17:22 WIB | Oleh:

Beberapa alternatif yang dapat dikembangkan, antara lain pembuatan kerajinan dari tutup botol plastik, pengolahan kertas bekas menjadi kertas baru, serta pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah membutuhkan perubahan pola pikir, dari kebiasaan memakai dan membuang menjadi memilah, mengolah, serta memanfaatkan kembali sampah.

Ia berharap kerja sama dengan Lapas Kupang dapat memperluas jangkauan pengelolaan sampah sekaligus membuka kesempatan bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan baru yang berpotensi dikembangkan setelah bebas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Gubernur DKI Siapkan Beasis...

BMKG Prediksi Terjadinya Peningkatan Hari Panas

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Prediksi Terjadinya Pe...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.