Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Gandeng PAL Jaya Manfatkan Limbah FOG Jadi Biofuel

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 11:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertamina Gandeng PAL Jaya Manfatkan Limbah FOG Jadi Biofuel Doc: Pertamina
Ket. Penandatanganan MoU oleh Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, dan Direktur Utama Perumda Pengelolaan Air Limbah Jaya (PAL Jaya) Untung Suryadi di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Senin (12/10).

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) dan PAL Jaya bekerja sama memanfaatkan limbah lemak, minyak dan pelumas atau Fat, Oil and Grease (FOG) sebagai bahan baku alternatif untuk bahan bakar nabati (biofuel).

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, mengatakan kerja sama itu merupakan bagian dari langkah nyata perusahaan dalam mendorong transisi energi.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bagian dari inisiatif Pertamina menuju transisi energi bersih, sekaligus mendukung upaya pencapaian target emisi rendah karbon secara berkelanjutan,” kata Oki dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (15/10).

Penjajakan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Oki dan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya (PAL Jaya) Untung Suryadi di Balai Agung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta.

Melalui kesepakatan itu, kedua pihak akan mengkaji potensi FOG yang dihasilkan dan/atau dikelola PAL Jaya untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif dalam pengembangan biofuel.

Inisiatif tersebut membuka peluang pemanfaatan limbah dari sektor pengelolaan air limbah, untuk mendukung kebutuhan bahan baku sektor energi.

Namun, kerja sama ini masih berada pada tahap penjajakan sehingga potensi pemanfaatan dan pengembangan lebih lanjut perlu dikaji terlebih dahulu.

Bagi Pertamina, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan bisnis rendah karbon melalui optimalisasi sumber daya alternatif.

Pendekatan waste to energy atau pengolahan limbah, menjadi energi dan juga salah satu opsi yang dijajaki untuk menciptakan nilai tambah dari material yang sebelumnya perlu dikelola sebagai limbah.

Selain berpotensi mendukung pengembangan bahan bakar nabati, penjajakan ini juga sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular, yakni memanfaatkan kembali sumber daya agar memiliki nilai guna lebih panjang.

Pertamina dan PAL Jaya selanjutnya akan melakukan pengkajian untuk mengidentifikasi potensi pemanfaatan FOG sebagai bahan baku biofuel. Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi landasan bagi kedua pihak untuk menentukan peluang dan bentuk kerja sama lanjutan.

Meski demikian, belum terdapat informasi mengenai volume FOG yang berpotensi dimanfaatkan, kapasitas produksi biofuel, maupun jadwal realisasi pengembangan bahan bakar tersebut dari hasil penjajakan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Indonesia Dorong ACAFTA Buk...
Advertisement
Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.