Diduga Kelaparan, Orangutan Ira Dievakuasi dari Hutan Terbakar di Kalimantan

Kamis, 15 Okt 2026, 05:00 WIB

JAKARTA – Seekor orangutan betina yang diduga mengalami kelaparan dievakuasi pada Rabu dari kawasan hutan yang hangus terbakar di Pulau Kalimantan, Indonesia. Pihak berwenang mengatakan, upaya penyelamatan tersebut merupakan bagian dari penanganan ratusan satwa yang terdampak kebakaran hutan.

Selama beberapa pekan, Indonesia berjuang mengendalikan kebakaran yang melalap sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, Kalimantan, dan Papua. Kebakaran tersebut memicu kabut asap pekat yang menyebar melintasi perbatasan hingga Malaysia dan Singapura.

Ket. Foto: Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Orangutan Foundation International (OFI) memeriksa seekor orangutan setelah diselamatkan dari kebakaran hutan di Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan, pada 14 Oktober 2026. — Sumber: AFP

Kepala instansi sumber daya alam setempat, Muriansyah, mengatakan kepada wartawan pada Rabu bahwa orangutan tersebut ditemukan di kawasan hutan terbakar di Provinsi Kalimantan Tengah, di wilayah Kalimantan yang masuk Indonesia.

"Kami sangat menduga orangutan itu sedang mencari makanan, kemudian terlihat oleh warga yang selanjutnya melaporkan keberadaannya kepada petugas," kata Muriansyah, yang seperti banyak warga Indonesia hanya menggunakan satu nama.

Orangutan yang diperkirakan berusia sekitar 20 tahun itu kemudian dipindahkan ke fasilitas milik instansi tersebut.

Menurut laporan wartawan AFP di lokasi, satwa itu dibius agar dapat ditangkap dengan aman. Petugas penyelamat menggunakan jaring untuk mengevakuasi orangutan yang mulai mengantuk dari atas pohon.

Pemeriksaan awal menunjukkan orangutan betina tersebut tidak mengalami luka dan tidak menunjukkan tanda-tanda gangguan pernapasan, kata Ichlasul Khaerul, tenaga medis dari Orangutan Foundation International (OFI).

Namun, "dilihat dari lingkar perutnya, kemungkinan orangutan bernama Ira itu sedang dalam kondisi kelaparan," ujar Ichlasul.

Juru bicara Kementerian Kehutanan mengatakan pada Rabu bahwa Indonesia telah menyelamatkan 232 satwa liar hingga 8 Oktober. Jumlah tersebut mencakup 76 bekantan dan 71 orangutan di Kalimantan.

Orangutan termasuk satwa yang berstatus sangat terancam punah. Menurut organisasi konservasi WWF, saat ini diperkirakan masih terdapat sekitar 104.000 orangutan di Kalimantan dan Sumatra, turun dari lebih dari 230.000 ekor satu abad lalu.

Bulan lalu, Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) memperingatkan bahwa kebakaran melanda habitat yang menjadi tempat hidup 52 persen populasi orangutan di Kalimantan.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.