Benfica Incar Kemenangan Kedua di Liga Europa, Celtic Datang dalam Tekanan

Kamis, 15 Okt 2026, 07:10 WIB

LISABON — Benfica akan menjamu Celtic di Estadio da Luz, Jumat (16/10) dini hari WIB dalam lanjutan matchday kedua fase liga Liga Europa. Kedua tim datang dengan modal berbeda setelah Benfica meraih kemenangan pada laga pembuka, sedangkan Celtic harus menelan kekalahan mengecewakan.

Benfica menunjuk Marco Silva sebagai pelatih setelah Jose Mourinho meninggalkan klub untuk menangani Real Madrid pada musim panas. Mantan pelatih Fulham itu mengawali kiprahnya di Estadio da Luz dengan hasil yang menjanjikan.

Ket. Foto: Ilustrasi selebrasi pemain Benfica. — Sumber: UEFA

Silva memang sempat menghadapi awal yang kurang meyakinkan setelah Benfica kalah 1-2 dari St Gallen pada leg pertama putaran kedua kualifikasi Liga Europa. Namun, mereka bangkit dengan kemenangan telak 5-0 pada leg kedua untuk memastikan kelolosan.

Hasil tersebut menjadi awal dari rangkaian performa impresif Benfica. Mereka kemudian melewati Hearts dan AGF pada babak kualifikasi untuk mengamankan tempat di fase liga Liga Europa.

Rentetan hasil positif itu berlanjut hingga Benfica mencatatkan 12 pertandingan tanpa kekalahan. Salah satu hasil penting mereka adalah kemenangan tandang 2-0 atas AC Milan pada pertandingan pembuka fase liga Liga Europa.

Catatan tersebut akhirnya terhenti ketika Benfica kalah 1-3 dari Porto pada pertandingan terakhir sebelum jeda internasional. Namun, mereka segera bangkit dengan mengalahkan Vitoria 2-0 pada Minggu.

Benfica kini menempati posisi kedua klasemen Liga Portugal dan peringkat ketujuh fase liga Liga Europa. Performa mereka di kandang juga sangat meyakinkan: enam kemenangan dan satu hasil imbang dari tujuh pertandingan di Estadio da Luz musim ini.

Silva tentu ingin mempertahankan rekor kandang tersebut sekaligus melanjutkan momentum kemenangan atas AC Milan ketika menghadapi Celtic.

Situasi Celtic justru lebih rumit. Klub Skotlandia itu mengawali musim 2026/2027 dengan hasil beragam, termasuk sejumlah kekalahan yang meningkatkan tekanan terhadap pelatih Martin O'Neill.

Celtic sempat memenangi empat pertandingan pertama musim ini. Namun, harapan mereka tampil di Liga Champions pupus secara menyakitkan setelah tersingkir dari kualifikasi melawan LASK Linz.

Celtic gagal mempertahankan keunggulan agregat yang mereka miliki setelah kalah 1-5 pada leg kedua, meskipun sebelumnya dilaporkan unggul 4-0. Kekalahan tersebut menjadi salah satu hasil paling mengecewakan mereka pada awal musim.

Empat kemenangan di Liga Skotlandia sempat membantu Celtic bangkit. Namun, mereka kemudian menelan kekalahan pertama di kompetisi domestik musim ini pada 13 September ketika takluk 0-3 dari rival utama, Rangers, di Piala Liga Skotlandia.

Kekalahan itu menjadi awal dari periode sulit. Celtic selanjutnya kalah 1-3 di kandang dari Ferencvaros pada Liga Europa, kemudian kembali tumbang 0-1 dari Rangers di Liga Skotlandia.

O'Neill sedikit meredakan tekanan setelah Celtic mengalahkan Motherwell 2-0 pada Minggu. Hasil itu membuat mereka tetap berada di puncak klasemen liga domestik. Meski demikian, performa yang kurang meyakinkan saat menghadapi Benfica berpotensi kembali memunculkan pertanyaan mengenai masa depannya.

Celtic masih bisa mengambil kepercayaan diri dari catatan tandang mereka di Liga Europa musim lalu. Dalam lima pertandingan tandang, mereka membukukan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya satu kekalahan.

Namun, performa tandang mereka musim ini belum konsisten. Kekalahan 1-5 dari LASK di Austria dan kekalahan 0-3 dari Rangers di Ibrox memperlihatkan sejumlah kelemahan yang harus segera dibenahi.

Menghadapi Benfica di Estadio da Luz, Celtic dituntut tampil lebih disiplin jika ingin membawa pulang hasil positif.

Benfica belum bisa menurunkan Enzo Barrenechea hingga November akibat cedera lutut. Sementara itu, Jakub Kaminski masih diragukan tampil karena mengalami masalah otot.

Vangelis Pavlidis diperkirakan kembali menjadi tumpuan utama di lini depan. Striker tersebut mengawali musim dengan sangat produktif, mencetak 14 gol dalam 14 pertandingan.

Pavlidis kemungkinan akan didukung trio Dodi Lukebakio, Gianluca Prestianni, dan Andreas Schjelderup. Kombinasi tersebut diharapkan mampu merepotkan pertahanan Celtic.

Di kubu tim tamu, Cameron Carter-Vickers, Alistair Johnston, dan Yang Hyun-Jun dipastikan absen. Callum Osmand juga masih diragukan tampil karena cedera pergelangan kaki.

Lini belakang Celtic berpeluang tidak mengalami perubahan setelah kemenangan atas Motherwell. Kieran Tierney, Liam Scales, Dane Murray, dan Colby Donovan diperkirakan kembali mengisi barisan pertahanan.

Di lini serang, Kasper Hogh berpotensi kembali menjadi ujung tombak dengan dukungan Sebastian Tounekti, Benjamin Nygren, dan Camilo Duran.

Prediksi Susunan Pemain

Benfica: Trubin; Bah, Circati, Araujo, El Karouani; Palhinha, Aursnes; Lukebakio, Prestianni, Schjelderup; Pavlidis.

Celtic: Sinisalo; Donovan, Murray, Scales, Tierney; McGregor, Baur; Duran, Nygren, Tounekti; Hogh.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.