DPRD DKI Salurkan Bantuan Pengelolaan Sampah ke Pondok Kelapa Jaktim

Selasa, 29 Sep 2026, 15:57 WIB

JAKARTA -- DPRD DKI Jakarta menyalurkan bantuan berupa 12 toren dan dua mesin pencacah untuk mendukung pengelolaan sampah warga RW 014, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Melalui PAM Jaya memberikan sumbangan berupa toren sebanyak 12 dan dua mesin pencacah yang diusulkan oleh RW setempat yang melaksanakan biopori sejauh ini," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa.

Ket. Foto: DPRD DKI Jakarta fraksi PDI Perjuangan memberikan bantuan 12 toren dan dua mesin pencacah untuk mendukung pengelolaan sampah warga RW 014, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (29/6). — Sumber: ANTARA/Siti Nurhaliza

Menurut Ima, bantuan tersebut dapat memperkuat upaya warga dalam mengolah sampah sejak dari sumber dan mengembangkan lubang biopori di lingkungan permukiman.

"Kita lebih memperkuatkan kepada seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta juga kepada seluruh pengurus untuk melaksanakan pemilahan sampah dan biopori yang sudah dilakukan oleh RW 014 Pondok Kelapa ini," ujar Ima.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan mengatakan bantuan untuk warga diharapkan dapat mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam memperlakukan sampah.

"Mudah-mudahan melalui gelora semangat seperti ini, nanti pada suatu ketika kita bisa mengubah budaya dari budaya sembarangan membuang sampah menjadi budaya bersih, sehat, dan cinta lingkungan," kata Pantas.

Menurut Pantas, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan masyarakat karena sebagian besar sampah berasal dari aktivitas sehari-hari warga.

"Terus mendorong untuk mempelopori gerakan-gerakan yang baik, bermanfaat, khususnya untuk masa depan negara kita dan di Pondok Kelapa ini, sehingga kita bisa menciptakan gerakan budaya baru menuju Indonesia yang jauh lebih baik," ujar Pantas.

Adapun Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Eka Darmawan mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendorong masyarakat mengelola sampah dari sumber.

Program pengelolaan sampah, seperti pemilahan dan pembuatan lubang biopori perlu diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Eka mengapresiasi kegiatan di RW 014 karena dinilai dapat menambah motivasi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pengelolaan sampah.

Menurut dia, pengurangan sampah dari sumber menjadi penting untuk menghadapi tantangan pengelolaan sampah di Jakarta, termasuk kondisi tempat pemrosesan akhir.

Hal serupa dikatakan Ketua RW 014 Kelurahan Pondok Kelapa Teuku Husaini menyambut baik bantuan tersebut karena dapat menunjang kegiatan pengelolaan sampah yang selama ini telah dilakukan masyarakat.

Menurut dia, pemilahan dilakukan untuk memisahkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi, seperti botol, kardus dan kertas, dari sampah organik maupun residu.

"Yang biasanya kita tumpuk jadi satu, semua hancur tidak bisa dipakai. Akhirnya kita memilah seperti botol, kardus, kertas dan segala macam bisa dijual, punya nilai jual," ujar Husaini.

  • pengelolaan sampah

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.