Sumedang Kembangkan Wisata Petualangan Jeep Fun Offroad di Kaki Gunung Tampomas

Selasa, 13 Okt 2026, 11:37 WIB

SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, mengembangkan wisata petualangan, salah satunya melalui aktivitas jeep fun offroad, untuk memperluas pilihan destinasi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Sumedang, Selasa, mengatakan pengembangan wisata petualangan menjadi salah satu upaya mengoptimalkan potensi alam daerah, mulai dari kawasan pegunungan hingga perairan, agar mampu menarik kunjungan wisatawan dari dalam maupun luar daerah.

Ket. Foto: Aktivitas jeep fun offroad di kaki Gunung Tampomas sebagai upaya memperluas pilihan destinasi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. — Sumber: Pemkab Sumedang

“Kalau ingin fun offroad, tidak perlu jauh-jauh ke luar Sumedang. Di Sumedang juga sudah ada. Kami punya Gunung Tampomas, kawasan alam Margawindu dan Cisoka, serta Jatigede. Potensi wisata kita lengkap, mulai dari gunung, alam, hingga kawasan perairan,” katanya.

Menurut dia, potensi tersebut perlu dikemas secara profesional melalui penyediaan beragam aktivitas dan pilihan rute wisata agar dapat menjangkau berbagai segmen pengunjung.

Pengembangan wisata petualangan juga berpeluang melibatkan usaha pendukung, seperti penginapan, kuliner, jasa pemandu, dan pelaku usaha lokal, sehingga aktivitas wisata dapat memberikan manfaat ekonomi lebih luas bagi masyarakat sekitar destinasi.

“Seluruh dinas harus mendukung pariwisata. Semua tempat di Sumedang berpotensi menjadi destinasi wisata, semua orang bisa menjadi pemandu wisata, dan setiap aktivitas bisa menjadi atraksi wisata. Tinggal bagaimana kita mengemas dan mengembangkannya,” ujarnya.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumedang mencatat perjalanan wisatawan nusantara ke daerah itu mencapai 362.348 perjalanan pada Februari 2026, sedangkan tingkat penghunian kamar hotel berbintang dan nonbintang sebesar 24,23 persen.

Pada Desember 2025, jumlah perjalanan wisatawan nusantara tercatat 408.857 perjalanan dengan tingkat penghunian kamar hotel gabungan sebesar 32,11 persen.

Dari sisi ekonomi, pengembangan wisata petualangan berpotensi memperluas keterkaitan sektor pariwisata dengan usaha akomodasi, makanan dan minuman, transportasi, serta jasa lokal lainnya.

Data tersebut menjadi konteks bagi upaya diversifikasi atraksi wisata di Sumedang, agar pengunjung memiliki lebih banyak pilihan aktivitas dan peluang belanja pada usaha pendukung pariwisata dapat diperluas terlebih musim liburan akhir tahun telah dekat menjadi momentum dalam sektor pariwisata.

Dony mengatakan pengembangan pariwisata juga perlu didukung aksesibilitas, fasilitas, daya tarik, dan aktivitas yang memadai serta promosi melalui strategi branding, advertising, dan selling agar potensi daerah semakin dikenal dan mampu menarik wisatawan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.