Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bangka Selatan Fokus Pemulihan Korban Kebakaran Serdang

2 Senin, 12 Okt 2026, 15:27 WIB | Oleh:
Pemkab Bangka Selatan Fokus Pemulihan Korban Kebakaran Serdang Pemkab Bangka Selatan Fokus Pemulihan Korban Kebakaran Serdang Doc: ANTARA/Rusdiyanto
Ket. Warga di tenda bantuan BPNB dalam penanganan kebakaran rumah di Dusun Serdang, Kabupaten Bangka Selatan, Senin (12/10).

TOBOALI, BABE -- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfokuskan penanganan pasca-kebakaran di Dusun Serdang kepada pemulihan warga terdampak, karena ratusan rumah terbakar dan warga kehilangan tempat tinggal.

Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid di Toboali, Senin, mengatakan pemerintah daerah bersama TNI dan Polri sejak malam kejadian berada di lokasi untuk memetakan kebutuhan warga dan memastikan penanganan darurat berjalan.

"Sejak awal kejadian kami dari pemerintah daerah sudah full team TNI Polri dan menginap di lokasi untuk memetakan apa yang dibutuhkan masyarakat pasca-kebakaran ini," katanya.

Ia mengatakan bantuan mulai berdatangan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, TNI, Polri, pihak swasta dan sejumlah organisasi untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Sejumlah posko juga telah didirikan, termasuk dapur umum, untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Riza mengatakan kondisi warga terdampak cukup memprihatinkan. Berdasarkan pendataan sementara dinas terkait, 450 rumah dengan konstruksi rata-rata semipermanen hangus terbakar dan hanya tersisa puing.

Pemkab Bangka Selatan juga telah menerbitkan surat keputusan tanggap darurat sebagai dasar penguatan penanganan dan pengajuan dukungan kepada pemerintah pusat, Baznas, perangkat daerah serta unsur terkait lainnya.

"Kami berharap dengan SK tanggap darurat ini bisa mendapatkan bantuan dari pusat, Baznas, dinas terkait dan unsur vertikal sehingga kami bergotong royong membangun Dusun Serdang pasca-kebakaran," ujarnya.

Sebagian warga terdampak kini mengungsi ke rumah keluarga di desa sekitar dan sejumlah wilayah lain di Bangka Selatan, sedangkan warga yang masih berada di lokasi pengungsian ditempatkan di sejumlah posko, termasuk di sekolah.

Riza menegaskan pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait selanjutnya akan memfokuskan penanganan pada pemulihan masyarakat dan pembangunan kembali kawasan terdampak.

"Langkah selanjutnya gotong royong fokus kepada pasca-pemulihan. Langkah-langkahnya sudah kami koordinasikan dengan pihak terkait termasuk dengan pihak provinsi dan pusat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.