Lewat Program 3 In 1 Duka Cita, Pemkot Bengkulu Terbitkan 1.959 Akta Kematian
Senin, 12 Okt 2026, 12:40 WIBKOTA BENGKULU â Pemerintah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, telah menerbitkan 1.959 akta kematian melalui program layanan 3 in 1 Duka Cita yang diserahkan langsung ke rumah duka.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu, Widodo, di Bengkulu, Senin (12/10), mengatakan layanan jemput bola tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk memudahkan warga mengurus dokumen kependudukan saat berduka.
âLayanan jemput bola ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada warga, baik dalam keadaan suka maupun duka,â kata Widodo.
Ia menjelaskan program tersebut bertujuan meringankan beban administrasi keluarga yang ditinggalkan anggota keluarganya sekaligus memastikan dokumen kependudukan dapat diterbitkan tanpa harus melalui proses birokrasi yang rumit.
Selain program 3 in 1 Duka Cita, Pemkot Bengkulu juga menghadirkan layanan 4 in 1 sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang mengalami musibah kematian.
Melalui layanan tersebut, petugas Dukcapil memproses dokumen kependudukan, meliputi akta kematian, kartu keluarga (KK) dengan pembaruan status anggota keluarga, serta kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) dengan status terbaru bagi pasangan yang ditinggalkan.
Widodo mengatakan proses pengurusan dokumen diawali dengan laporan dari ketua rukun tetangga (RT) kepada pihak kelurahan ketika terdapat warga yang meninggal dunia.
âApabila ada warga yang terkena musibah kematian, kami meminta ketua RT segera melaporkan dan berkoordinasi dengan kantor kelurahan,â ujarnya.
Setelah menerima laporan dari kelurahan, Dinas Dukcapil Kota Bengkulu menindaklanjutinya dengan memproses penerbitan dokumen kependudukan yang diperlukan keluarga.
Dokumen yang telah selesai kemudian diantarkan langsung ke rumah duka oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing, atau pejabat lain di lingkungan pemerintah kota.
Widodo mengatakan layanan jemput bola tersebut tidak hanya mempermudah dan mempercepat pengurusan administrasi kependudukan, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam mendampingi masyarakat yang sedang berduka.
- Pemkot Bengkulu
- Program 3 In 1 Duka Cita
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
OJK Dorong Penguatan Pembiayaan UMKM lewat Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
-
Mentan Amran Ungkap Bentuk Pelanggaran 25 Merek Beras Fortifikasi
-
Banyak Penumpang Pesawat Terlantar karena Erupsi Anak Krakatau , KAI Tambah Kereta dari Malang ke Jakarta
-
Wagub Rano Karno Dorong Wisata Pulau Tidung Berbasis Ekonomi Kreatif
-
Bukan Arab Saudi? Trump Sebut AS Kini Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.