Air Payau akibat Intrusi Air Laut, Dinkes Kotim Ingatkan Risiko Kesehatan.
Senin, 12 Okt 2026, 11:22 WIBDinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai risiko gangguan kesehatan akibat mengonsumsi air payau menyusul fenomena intrusi air laut yang berdampak pada sumber air baku Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) setempat.
âAir Perumdam yang mulai asin atau payau di beberapa wilayah berpotensi meningkatkan risiko diare, terutama jika kualitas mikrobiologisnya juga menurun,â kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kotim Nugroho Kuncoro Yudho di Sampit, Senin.
Sebelumnya, Perumdam Tirta Mentaya Kotim telah mengumumkan adanya penurunan kualitas air produksi mereka karena fenomena intrusi air laut mulai merambah ke wilayah perkotaan, khususnya Sungai Mentaya yang menjadi sumber air baku pihaknya.
Sejalan dengan itu Dinkes Kotim mengimbau dan mengedukasi masyarakat lebih berhati-hati dalam memanfaatkan air dari Perumdam maupun sungai setempat yang terdampak fenomena tersebut.
Perubahan rasa air yang menjadi payau atau mulai asin perlu menjadi perhatian karena kualitas air harus dipastikan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk minum maupun memasak.
Kondisi ini dikhawatirkan dapat meningkatkan potensi risiko diare pada masyarakat. Meskipun peningkatan kasus tidak dapat semata-mata ditentukan dari rasa air.
âBesarnya peningkatan kasus diare tidak dapat ditentukan hanya dari rasa asin dan perlu didukung hasil pemeriksaan kualitas air serta data surveilans diare,â tuturnya.
Nugroho menegaskan masyarakat sebaiknya tidak langsung menggunakan air yang terasa asin untuk kebutuhan konsumsi sebelum ada kepastian kualitasnya memenuhi standar air minum.
Ia juga mengingatkan merebus air tidak dapat menghilangkan kandungan garam yang menyebabkan air terasa asin. Artinya, merebus air saja tidak cukup untuk menjamin air payau aman dikonsumsi.
Untuk mengurangi risiko penyakit selama kondisi air bersih belum sepenuhnya normal, Dinkes Kotim mengimbau masyarakat tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Masyarakat perlu selektif dalam memilih sumber air untuk minum dan memasak, terutama ketika air yang biasa digunakan mulai mengalami perubahan rasa atau kualitas.
- Air Payau
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.