Abu Jenazah Penyanyi Hong Kong Anita Mui Hilang, Keluarga Janjikan Hadiah bagi Penemunya
Senin, 12 Okt 2026, 11:08 WIBGuci berisi abu jenazah mendiang bintang Hong Kong, Anita Mui Yim-fong, hilang dari sebuah biara tiga bulan lalu, demikian diungkapkan keluarga penyanyi tersebut.
Pihak keluarga juga mengatakan polisi belum membuat "kemajuan" dalam penyelidikan dan insiden ini menyebabkan "kesedihan yang luar biasa".
Seorang juru bicara kepolisian mengatakan, Minggu (11/10), pihak kepolisian telah menerima laporan pada tanggal 18 Juli bahwa sebuah barang yang disimpan di Biara Po Lin di Pulau Lantau, Hong Kong, diduga hilang.
Menurut situs berita hiburan Hong Kong, Dimsum Daily, para penggemar yang mengunjungi biara untuk memberi penghormatan kepada Mui pada tanggal 18 Juli mengatakan bahwa guci tersebut hilang. Penyanyi Hong Kong itu meninggal karena kanker serviks pada tahun 2003 di usia 40 tahun.
Para penggemar memberi tahu keluarga Mui, yang kemudian membuat laporan polisi. Hampir tiga bulan kemudian, guci itu masih hilang.Â
Klub penggemar, Mui Nation yang beranggotakan 1.000 orang, mengatakan, Minggu, mereka terkejut mendengar hilangnya guci tersebut dan menyerukan kepada manajemen biara untuk meninjau pengaturan keamanannya dan menjelaskan apa yang telah terjadi.
âInsiden ini sangat tidak masuk akal, bertentangan dengan standar moral apa pun dan merupakan kejutan bagi mereka yang mencintai dan menghormati Ibu Mui Yim-fong,â demikian bunyi pernyataan tersebut.
Keluarga diva Cantopop itu mengeluarkan pernyataan pada 10 Oktober, yang seharusnya menjadi ulang tahun Mui yang ke-63. Mereka mengimbau masyarakat yang memiliki informasi apa pun untuk segera melapor.
Saudara laki-laki Mui, Peter Mui Kai Ming, menawarkan hadiah sebesar HK$50.000 (S$8.150) untuk informasi yang mengarah pada penemuan abu jenazah saudara perempuannya.
Keluarga Mui juga berharap agar abu jenazahnya dapat ditemukan sesegera mungkin. Keluarga memohon bantuan kepada teman-teman Mui, para penggemar yang sebelumnya telah berkunjung untuk menyampaikan belasungkawa, dan masyarakat umum.
Keluarga tersebut mengatakan siapa pun yang mengunjungi kolumbarium pada atau sebelum tanggal 18 Juli dan melihat sesuatu yang mencurigakan harus segera menghubungi mereka. Mereka juga meminta kepada mereka yang berkendara ke kolumbarium untuk memberikan rekaman kamera mobil yang relevan.
Keluarga Mui menambahkan bahwa mereka yang memiliki petunjuk, foto, atau video diminta untuk menghubungi regu kejahatan distrik Lantau di 3661 1938 atau Hotline WhatsApp di 4740 1308.
Petugas anti-triad telah menangkap seorang pria terkait dugaan pencurian guci dari sebuah kolumbarium di Sha Tin pada November tahun lalu, setelah wadah berisi abu mendiang master kung fu legendaris Lau Kar-leung diduga dicuri antara Mei dan Agustus tahun lalu.
- Hong Kong
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Viral Dimana-Mana, Sound Kasih Aba-Aba 2.0 Shopee 9.9 Ditonton Puluhan Juta Kali
-
IHSG Anjlok Ke Zona Merah, Investor Deg-Degan Tunggu Keputusan Bank Indonesia
-
Belajar dari Mengamati dan Meniru Hal yang Baik Jadi Resep Sederhana dalam Menjaga Bisnis Selama 58 Tahun
-
Kemenhub Imbau Masyarakat Cek Kelaikan Bus Lewat Aplikasi Spionam dan Mitra Darat
-
Gelaran Tangerang 10K Laris Manis, Ribuan Pelari Datang, Okupansi Hotel Langsung Lulus 78 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.