Zheng Qinwen Bangkit, Tantang Mirra Andreeva di Final China Open
📅 Minggu, 11 Okt 2026, 06:44 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraBEIJING – Zheng Qinwen melanjutkan kebangkitannya setelah mengalami cedera dengan melangkah ke final China Open. Petenis tuan rumah itu mengalahkan Elise Mertens dua set langsung, 7-5, 6-2, pada semifinal, Sabtu (10/10), untuk membuka peluang merebut gelar di hadapan publik sendiri.
Di partai puncak, Zheng akan menghadapi petenis muda Russia, Mirra Andreeva, yang lebih dahulu memastikan tempat di final setelah menyingkirkan Nikola Bartunkova dengan skor identik 6-2, 6-2.
Keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam proses pemulihan Zheng, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024. Sebelumnya, petenis yang pernah menduduki peringkat keempat dunia itu juga menunjukkan perkembangan positif dengan mencapai perempat final US Open bulan lalu.
Perjalanan Zheng menuju kebangkitan tidak mudah. Penampilannya sempat menurun setelah menjalani operasi siku pada 2025. Di China Open tahun ini, ia tampil dengan fasilitas wildcard, tetapi perlahan mulai menemukan kembali permainan terbaiknya.
“Saya tampil sangat baik malam ini,” kata Zheng kepada penonton seusai pertandingan.
Meski demikian, petenis berusia 23 tahun itu belum ingin mengklaim dirinya telah kembali ke performa puncak.
“Saya tidak akan mengatakan bahwa saya sudah kembali. Saya justru merasa versi terbaik diri saya masih akan datang pada masa depan,” ujarnya.
Zheng mengawali pertandingan dengan meyakinkan. Ia hanya kehilangan tiga poin ketika melesat unggul 3-0 pada set pertama, berkat pukulan-pukulan keras dan akurat yang terus menempatkan Mertens dalam tekanan.
Namun, momentum tersebut sempat berubah. Zheng kehilangan konsentrasi dan bahkan meminta penonton berhenti berbicara ketika suasana tribun mulai mengganggu permainannya. Mertens memanfaatkan situasi itu untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4.
Zheng akhirnya mampu mengendalikan kembali permainan. Ia mempertahankan ketenangan pada poin-poin krusial dan mengamankan set pertama 7-5 melalui kesempatan pertamanya.
Pada set kedua, petenis China tersebut tampil semakin dominan. Ia terus menekan Mertens dengan pukulan-pukulan bertenaga hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 6-2.
Zheng mencatatkan total 43 winner dalam pertandingan yang berlangsung sekitar 90 menit tersebut. Statistik itu memperlihatkan ketajaman serangannya sekaligus menjadi sinyal positif bagi petenis yang tengah membangun kembali kepercayaan dirinya setelah cedera.
Sementara itu, Andreeva memastikan tiket final setelah tampil dominan melawan Bartunkova. Petenis berusia 19 tahun yang menempati peringkat kelima dunia itu hanya membutuhkan 74 menit untuk meraih kemenangan 6-2, 6-2.
“Saya ingin bermain agresif hari ini,” kata Andreeva seusai pertandingan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!