Polisi Ungkap Hasil Visum Mayat Terbungkus Kain di Indekos Kebon Jeruk
📅 Minggu, 11 Okt 2026, 14:40 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Polisi mengungkapkan hasil visum mayat pria berinisial MF (24) yang ditemukan dalam kondisi terbungkus semacam kain berwarna hitam di dalam kamar indekosnya di Jalan Salam IV, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (8/10) lalu, tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan.
"Sudah divisum RS Polri. Hasil, tidak ada kekerasan yang menyebabkan meninggal dunia," ujar Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu.
Hingga kini, kata Darto, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan di laboratorium Mabes Polri.
"Untuk penyelidikan lebih lanjut sekarang lagi di periksa di laboratorium Mabes Polri," ujar dia.
Adapun kain yang membungkus tubuh korban adalah sleeping bag. "Itu mayat kebetulan pakai baju sleeping bag," kata Darto menegaskan.
Seorang pemuda berinisial MF (24) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi terbungkus semacam kain berwarna hitam di dalam kamar indekosnya di Jalan Salam IV, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (8/10) lalu.
Kakak korban, Fani mengatakan, awalnya korban sempat berkomunikasi melalui telepon selulernya dua hari sebelum ditemukan meninggal, yakni pada Selasa (6/10).
Namun dua hari kemudian, korban yang merupakan berasal dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat dan belum lama lulus kuliah itu tidak dapat dihubungi pihak keluarga.
"Ibu saya hari Rabu dan Kamis itu mencoba komunikasi sama adik saya, tapi enggak bisa dihubungi," ujar Fani saat dikonfirmasi, Minggu.
Fani yang saat itu berada di luar negeri pun berinisiatif untuk memesan ojek online pada Kamis (8/10) pagi hanya untuk mengecek kondisi adiknya di kamar indekos tersebut.
Ia mengatakan, setiba di lokasi indekos, sang pengendara ojol berinisiatif untuk melakukan telepon video guna melaporkan kondisi korban.
"Ojol ini minta ijin ke Bu Nila (penjaga kos) untuk ke kamar karena ingin mengecek kondisi, sesampai di depan kamar kos itu dipanggil dan diketuk pintu tapi tidak ada jawaban. Posisi pintu terkunci dari dalam," ungkapnya.
Menurut Fani, penjaga kost sempat mengambil kunci serep tapi tidak bisa membuka pintu karena MF kunci di dalam kamar masih tersangkut pada lubang kunci.
Penjaga indekos tersebut kemudian meminta izin ke pemilik untuk mendobrak pintu guna mengetahui kondisi korban.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!