- Home
-
- Megapolitan
-
- Bunuh Pelaku, Polisi Brasi...
Bunuh Pelaku, Polisi Brasil Bebaskan 13 Siswa Taman Kanak-kanak yang Disandera
Minggu, 11 Okt 2026, 00:03 WIBCURITIBA - Polisi di Brasil telah menyelamatkan 13 anak yang disandera di taman kanak-kanak mereka dan menewaskan penyerang yang mengancam akan membakar gedung tersebut, kata para pejabat.Â
Dari RNZ, insiden itu terjadi di kota Curitiba di selatan pada hari Jumat (9/10).
"Kami berhasil melumpuhkan orang ini dan menyelamatkan 13 anak, yang dibawa untuk diperiksa dan diberikan perawatan oleh petugas pertolongan pertama," kata komandan unit pasukan khusus polisi militer di negara bagian Parana, Alexandre Lopes Dias, kepada wartawan.
Setidaknya satu dari anak-anak itu terluka, katanya.
Pelaku tiba dengan sepeda, melompati gerbang pusat pendidikan kota untuk anak-anak usia dini dan mengunci diri di sebuah ruangan bersama 13 anak TK.
Kemudian, ia menyebarkan zat yang mudah terbakar di ruangan itu dan memegang korek api di tangannya. Ia membawa pisau dan juga benda yang awalnya diyakini sebagai senjata api, tetapi kemudian diketahui palsu.
"Selama seluruh proses negosiasi, dia tetap dikelilingi oleh anak-anak dan satu anak berada di pangkuannya," kata petugas polisi itu.
Negosiasi berlangsung selama 2,5 hingga tiga jam. Anak-anak menjadi gelisah dan penyerang mulai memukuli mereka, kata Lopes Dias kepada wartawan.
"Begitu kami menyadari bahwa anak-anak semakin gelisah dan penyerang mulai menyerang mereka secara fisik, kami memilih intervensi taktis untuk menghindari masalah yang lebih besar," katanya.
Gambar yang ditayangkan di stasiun televisi lokal memperlihatkan para guru dan personel sekolah lainnya mengarahkan anak-anak lain keluar dari gedung sekolah.
Media lokal melaporkan bahwa beberapa tembakan dilepaskan, dan terdengar suara seperti granat kejut.
Polisi mengatakan pelaku telah diidentifikasi dan mengidap skizofrenia. Motifnya belum jelas, dan juga belum jelas apakah dia memiliki hubungan dengan siapa pun di taman kanak-kanak tersebut.
"Ke-13 anak itu selamat dan aman!" tulis Walikota Curitiba Eduardo Pimentel di Instagram.
"Setelah saat-saat yang penuh kecemasan dan ketegangan, inilah berita yang kita semua tunggu-tunggu."
Dalam beberapa tahun terakhir, Brasil telah mengalami beberapa serangan terhadap sekolah. Pada April 2023, seorang pria membunuh empat anak dengan kapak di sebuah tempat penitipan anak di Blumenau, juga di Brasil selatan.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.