Orang yang Periang Belum Tentu Baik-baik Saja, Ini Tanda-tanda Kesehatan Mental Bermasalah
📅 Sabtu, 10 Okt 2026, 10:00 WIB | Oleh: Tim PenulisTidak banyak hal yang lebih melelahkan daripada berpura-pura baik-baik saja padahal sebenarnya tidak. Jika Anda merasa demikian, Anda tidak sendirian. Cobalah meluangkan sedikit waktu ekstra untuk perawatan diri jika ini terdengar seperti Anda. Tidur siang ekstra di akhir pekan, luangkan "waktu introvert" jika Anda perlu mengisi ulang energi.
3. Merasa orang lain tidak akan mengerti.
Sayangnya, ketika Anda (dan orang lain) sudah terbiasa melihat Anda "bahagia," akan sulit bagi mereka untuk memahami depresi Anda, jika suatu saat Anda memilih untuk mengungkapkan apa yang sedang Anda alami.
4. Khawatir orang akan berpikir Anda tidak berusaha keras.
Ketika seseorang pertama kali terbuka tentang depresinya, mereka mungkin akan menerima sejumlah komentar “tidak berbahaya yang sebenarnya menyakitkan’. Pernyataan seperti "Semangat!" dan "Sudahkah kamu mencoba berpikir positif?" bisa meremehkan perjuangan seseorang yang menderita depresi. Orang-orang dengan depresi yang tampak tersenyum mungkin takut akan reaksi seperti ini dari orang-orang di sekitar mereka.
5. Tetap bisa tertawa meski hampa.
Orang yang mengalami depresi bisa tertawa, bersenang-senang, dan merasakan kegembiraan meskipun sedang depresi. Perasaan ini biasanya hanya berlangsung singkat, dan tidak dianggap sebagai "bukti" bahwa seseorang tidak mengalami depresi. Kita semua berbeda dan depresi bermanifestasi secara berbeda pada setiap orang yang mengalaminya.
6. Merasa seolah tak seorang pun mengenalmu.
Apakah Anda merasa kesulitan membiarkan orang lain melihat diri Anda yang "sebenarnya"? Jika jawabannya ya, Anda tidak sendirian. Membuka diri bisa menjadi salah satu hal tersulit untuk dilakukan. Jika Anda merasa depresi menghalangi Anda untuk menjalin hubungan, maka carilah terapis. Melalui terapi, Anda dapat merasakan manfaat dari hubungan yang aman dan suportif, sambil belajar bagaimana membentuk hubungan suportif serupa di luar terapi.
7. Mengalami rasa sakit fisik dan juga emosional.
Penyakit mental tidak hanya memengaruhi pikiran—tetapi juga dapat memengaruhi tubuh. Bahkan, orang yang mengalami depresi dapat mengalami gejala fisik akibat penyakit mental mereka.
8. Menghabiskan waktu sendiria dengan menangis.
Setelah seharian melelahkan berpura-pura baik-baik saja, wajar jika Anda membutuhkan pelampiasan. Kabar baiknya adalah menangis sebenarnya dapat membantu Anda melepaskan emosi yang telah Anda tekan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!