Dukung Produk Lokal, Pasar UMKM Hadir di Setda Kabupaten Magelang

Sabtu, 10 Okt 2026, 08:17 WIB

MAGELANG - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magelang mendapat akses pasar baru melalui Pasar UMKM di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magelang, tepatnya di depan halaman DPRD Kabupaten Magelang.

Kepala Bidang UMKM Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Magelang Pujianto di Magelang, Jumat, mengatakan Pasar UMKM dirancang sebagai wadah pemberdayaan sekaligus perluasan pemasaran produk lokal.

Ket. Foto: Pelaku UMKM di Kabupaten Magelang mendapat akses pasar baru di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magelang. — Sumber: Antara foto/HO Pemkab Magelang

Tidak sekadar menyediakan tempat berjualan, program tersebut juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen secara langsung, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) hingga tamu yang berkunjung ke kompleks perkantoran tersebut.

Ia mengatakan kegiatan itu ditargetkan berlangsung sepanjang tahun pada hari kerja, mulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 14.00 atau 15.00 WIB.

"Latar belakangnya, kita ingin memberdayakan UMKM dengan membuka akses pasar. Targetnya teman-teman PNS di lingkungan Setda dan tamu-tamu yang berkunjung ke Sekretariat Daerah," katanya.

Pada tahap awal, lanjutnya, tersedia lima tenda yang menampung berbagai kelompok usaha. Mulai dari klaster kopi Magelang, UMKM binaan Diskop UKM yang menyediakan makanan siap saji, pelaku usaha yang sebelumnya berjualan di sejumlah titik di lingkungan perkantoran, hingga produk binaan Disperinaker, Dispertan, dan Dispertikan.

Ia mengatakan produk pertanian seperti sayuran, buah-buahan, dan beras, juga mendapat ruang pemasaran melalui stan yang melibatkan petani, termasuk petani muda.

Untuk memperluas manfaatnya, pelaku UMKM yang berjualan di lokasi tersebut akan difasilitasi agar memiliki akun program Belonjo Warung Tonggo.

Dengan demikian, katanya, transaksi di pasar UMKM tersebut sekaligus diharapkan mendukung program pemberdayaan ekonomi lokal yang digagas Bupati Magelang.

Jenis UMKM yang mengisi stan akan diganti secara berkala agar semakin banyak pelaku usaha memperoleh kesempatan berjualan, katanya menjelaskan. 

Khusus klaster kopi, katanya, pergiliran dilakukan setiap hari untuk memberikan variasi pilihan kepada konsumen.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.