Pesisir Bekasi Punya Potensi Besar, dari Perikanan hingga Wisata Mangrove
Jumat, 30 Okt 2026, 00:16 WIBKabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, menyebut potensi wilayah pesisir daerahnya mampu membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat mulai dari sektor perikanan tangkap, pelestarian ekosistem hutan bakau hingga pengembangan wisata berbasis alam.
"Potensinya cukup besar untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat apabila dikembangkan secara optimal," kata Ketua Tim Pemberdayaan Nelayan pada Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi Tasim Suryadi, di Cikarang, Kamis (29/10).
Dia mengatakan pemanfaatan potensi tersebut membutuhkan perencanaan terintegrasi dengan melibatkan masyarakat serta pemangku kepentingan terkait, termasuk sejumlah perangkat daerah sesuai bidang tugasnya.
Pengembangan kawasan pesisir juga perlu memperhatikan aktivitas nelayan, sekaligus peluang ekonomi lain yang dapat tumbuh dari sumber daya alam setempat.
"Potensi wilayah pesisir cukup beragam. Selain perikanan tangkap, ada ekosistem mangrove dan peluang wisata yang dapat dikembangkan. Semua ini perlu dilihat sebagai satu kesatuan agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat pesisir," ujarnya.
Ia menyebut ketersediaan sarana pendukung seperti cold storage, bahan bakar dan optimalisasi tempat pelelangan ikan (TPI) memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan perikanan tangkap.
Fasilitas tersebut juga berkaitan dengan kelancaran aktivitas melaut, penanganan hasil tangkapan serta proses pemasaran ikan.
"Cold storage membantu menjaga kualitas ikan sedangkan bahan bakar menjadi kebutuhan utama nelayan untuk melaut. TPI juga memiliki fungsi penting mendukung pemasaran hasil tangkapan dan perlu dimanfaatkan secara optimal," ujarnya pula.
Selanjutnya, area hutan bakau memiliki jasa ekosistem yang mendukung kehidupan masyarakat pesisir. Kawasan itu menjadi habitat dan sumber makanan berbagai biota laut seperti ikan, udang dan kepiting, membantu menghambat abrasi pantai serta mengurangi risiko intrusi air laut ke daratan.
"Ekosistem mangrove bukan hanya penting untuk lingkungan, tetapi juga memiliki manfaat bagi perikanan dan masyarakat. Karena itu, keberadaannya perlu dijaga agar fungsi ekologisnya tetap berjalan dan dapat mendukung kehidupan masyarakat pesisir," katanya lagi.
Potensi ini juga dapat dikembangkan melalui wisata berbasis alam seperti wisata pantai, susur sungai, wisata mangrove hingga spot memancing. Pengembangan wisata perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan, daya dukung kawasan maupun upaya menjaga kelestarian sumber daya pesisir.
"Wisata pesisir bisa menjadi peluang untuk memperluas kegiatan ekonomi masyarakat. Namun, pengembangannya perlu direncanakan dengan baik, termasuk memperhatikan kelestarian mangrove dan lingkungan agar potensi alamnya tetap terjaga," katanya pula.
UMKM Lokal
Tasim melanjutkan, kegiatan wisata ini juga berpeluang membuka ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang melalui usaha kuliner, produk olahan hasil perikanan, penjualan produk khas daerah serta jasa pendukung wisata.
Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu aspek penting agar pengembangan destinasi tidak hanya berfokus pada kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan peluang usaha bagi warga sekitar.
Menurutnya, pengembangan perikanan, pelestarian mangrove dan ekowisata membutuhkan sinergi lintas perangkat daerah. Koordinasi diperlukan karena pengelolaan wilayah pesisir berkaitan dengan berbagai bidang, termasuk perikanan, pariwisata, lingkungan hidup, kehutanan, transportasi laut hingga sektor-sektor lain.
"Perlu ada koordinasi antara perangkat daerah melalui perencanaan terpadu. Permendagri nomor 33 tahun 2009 tentang pedoman pengembangan ekowisata di daerah dapat menjadi salah satu rujukan untuk melihat peran berbagai pihak dalam pengembangan ekowisata," kata dia lagi.
- Pemkab Bekasi
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ribuan Orang Berunjuk Rasa di New Delhi
-
Tak Perlu Ganti Seluruh Isi Lemari, Cukup Eksplorasi Tekstur dan Warna
-
PU Pulihkan Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh, Rampung Akhir November
-
Menhub Dukung Perluasan Bisnis Transjakarta ke Sektor Transportasi Laut dan Udara
-
Ini Kisah Imelda, Mitra Pengemudi Tuli yang Menemukan Ruang Kerja Setara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.