Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menguji Kesiapan Penanganan Karhutla dan Banjir di Kaltara

📅 Kamis, 08 Okt 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menguji Kesiapan Penanganan Karhutla dan Banjir di Kaltara Doc: Antara
Ket. Pelaksanaan Simulasi Ruang atau Tabletop Exercise (TTX) untuk kesiapan penanganan karhutla serta banjir yang dilaksanakan di Ruang Command Center BPBD Kaltara, Tanjung Selor, Kamis (8/10/2026).

Tanjung Selor, Kaltara - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menguji kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir.melalui Simulasi Ruang atau Tabletop Exercise (TTX).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Command Center BPBD Kaltara ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, TNI, Polri, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), perangkat daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya.

“Simulasi dilakukan untuk menguji kesiapan seluruh pihak dalam menjalankan rencana penanganan ketika terjadi bencana dan juga menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman mengenai tugas, peran, dan pola koordinasi masing-masing pihak,” ujar Sekretaris BPBD Kaltara Denny Yusdianto di Tanjung Selor, Kamis.

Denny mengatakan, TTX juga digunakan untuk menguji dokumen Rencana Kontingensi (Renkon), yaitu rencana yang disiapkan sebelum bencana terjadi untuk menjadi panduan pemerintah dan pihak terkait ketika menghadapi kondisi darurat.

Simulasi Ruang ini, kata dia, adalah upaya BPBD untuk menguji dokumen rencana kontingensi yang sudah disahkan. Dokumen ini berisi skenario penanganan darurat saat bencana terjadi, mulai dari mobilisasi bantuan hingga penentuan titik dan ruang evakuasi bagi masyarakat.

Dalam simulasi tersebut, lanjutnya, setiap unsur menjalankan peran sesuai tanggung jawabnya. Koordinasi antarlembaga juga diuji agar ketika terjadi bencana, penanganan di lapangan dapat dilakukan dengan cepat dan terarah.

“Di sini kita berbagi peran dan menyinkronkan koordinasi antarlembaga. Tujuan akhirnya, ketika kita harus turun melakukan penanganan darurat di lapangan, seluruh unsur sudah berada dalam satu komando dan satu jalur koordinasi yang solid,” katanya.

Denny menyebutkan, karhutla dan banjir menjadi dua jenis bencana yang menjadi perhatian utama di Kaltara. Karena itu, penyusunan dan pengujian Renkon untuk kedua bencana tersebut menjadi fokus dalam simulasi.

Menurutnya, penanganan karhutla di Kaltara selama ini melibatkan BPBD provinsi dan kabupaten/kota, TNI, Polri, serta unsur lainnya. Koordinasi tersebut juga diperkuat dengan penetapan status keadaan darurat bencana oleh Gubernur Kaltara pada Juli lalu.

“Penanganan karhutla di Kaltara sangat terkoordinasi dengan baik, rapi, serta bersinergi secara positif bersama seluruh BPBD kabupaten/kota, TNI, Polri, dan unsur pentaheliks,” kata Denny.

Menurut dia, simulasi perlu dilakukan secara berkala agar rencana penanganan bencana tetap sesuai dengan kondisi di lapangan. Meskipun, lanjut dia, kegiatan serupa pernah dilaksanakan sebelumnya, simulasi ini perlu terus diperbarui mengikuti dinamika kondisi di lapangan agar kesiapsiagaan tetap optimal.

“Melalui kegiatan ini, BPBD Kaltara berharap koordinasi antarlembaga semakin kuat, personel semakin siap, dan penanganan karhutla maupun banjir dapat dilakukan secara lebih cepat dan terarah ketika terjadi bencana,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Olahraga
Persib Bandung Tumbangkan P...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.