Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peraih Nobel Kedokteran Karl Deisseroth Ungkap Cara Optogenetika Buka Harapan Baru Pengobatan Gangguan Otak

📅 Selasa, 06 Okt 2026, 11:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peraih Nobel Kedokteran Karl Deisseroth Ungkap Cara Optogenetika Buka Harapan Baru Pengobatan Gangguan Otak Doc: AFP
Ket. Psikiater dan ahli saraf Amerika Serikat Karl Deisseroth dianugerahi Hadiah Nobel Kedokteran 2026 bersama ilmuwan Jerman Peter Hegemann dan Georg Nagel.

Washington – Peneliti Amerika Serikat  (AS) peraih Hadiah Nobel Karl Deisseroth merupakan psikiater, ahli saraf, dan bioinsinyur yang telah menghabiskan lebih dari dua dekade untuk mengungkap cara kerja otak guna memahami berbagai misterinya.

Ilmuwan dari Stanford University itu berbicara kepada AFP mengenai Hadiah Nobel Kedokteran yang dianugerahkan pada Senin atas karyanya dalam bidang optogenetika—teknik yang menggabungkan cahaya dan genetika—bersama ilmuwan Jerman Peter Hegemann dan Georg Nagel.

Ketiganya dianugerahi penghargaan tersebut "atas penemuan sakelar molekuler untuk sel saraf," demikian pernyataan Majelis Nobel.

Apa keunggulan pendekatan Anda?

"Ini merupakan tujuan yang telah lama dicari dalam ilmu saraf karena otak sangat kompleks, dengan miliaran sel yang saling berdekatan tetapi melakukan fungsi yang sama sekali berbeda," kata Deisseroth kepada AFP.

"Kami membutuhkan cara untuk membedakan sel-sel tersebut, mengendalikan satu sel tanpa memengaruhi sel lainnya. Ternyata, cara untuk melakukannya adalah menggunakan sesuatu yang pada dasarnya tidak pernah mereka respons, yaitu cahaya, lalu memberikan kemampuan kepada hanya sebagian sel untuk merespons cahaya.

"Dan dengan begitu, kita memiliki cara yang sangat baik untuk menjadi spesifik."

Bagaimana temuan ini mengubah bidang psikiatri?

Dengan menggunakan cahaya, para peneliti kini dapat mengaktifkan atau menonaktifkan sirkuit saraf tertentu di dalam otak.

Mereka juga dapat mengungkap sirkuit saraf yang mengatur ingatan, perasaan, dan perilaku tertentu yang berkaitan dengan gangguan neurologis dan kejiwaan.

"Tidak seperti sebagian besar bidang kedokteran lainnya, dalam psikiatri kami belum memiliki model yang baik mengenai apa yang sebenarnya berbeda," kata Deisseroth.

"Dalam kardiologi, kita dapat memodelkan berbagai gejala gagal jantung dengan melihat jantung sebagai pompa yang mengalami gangguan. Jantung tidak memompa dengan baik dan kita dapat mengukur seberapa buruk fungsi pompanya.

"Dengan otak, kita belum memiliki hal seperti itu. Kita belum memiliki ukuran yang dapat membuat kita mengatakan, 'Oh, bagian ini tidak bekerja cukup baik.'

"Dalam psikiatri, hal itu menjadi masalah, dan optogenetika mulai mengatasinya karena kita dapat mengatakan, 'sel-sel ini terlalu aktif' atau 'tidak cukup aktif', dan hal itu memberikan panduan yang sangat kuat bagi kita."

Apakah ada potensi untuk pengobatan?

"Setelah mengetahui sel-sel yang terlibat, kita dapat mempelajari sel-sel tersebut, melihat obat atau senyawa apa yang mungkin direspons oleh sel itu, kemudian menguji obat-obatan tersebut dengan cara yang benar-benar mengurangi banyak dugaan dalam uji klinis," kata Deisseroth.

"Hal itu menarik karena pendekatan ini jauh lebih umum."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Advertisement
Pengakuan Elkan Baggott soal Indonesia Ini Bikin Fans Timnas Tersentuh

Pengakuan Elkan Baggott soal Indonesia Ini Bikin Fans Timnas Tersentuh

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.