Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelepasan Pramuka Berkebutuhan Khusus ke Jambore Nasional

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Pelepasan Pramuka Berkebutuhan Khusus ke Jambore Nasional Doc: Antara

Serang - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pembinaan pramuka berkebutuhan khusus harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Saya sampaikan kepada Kwarda Banten untuk setiap tahun terus melakukan pembinaan dan mengikuti ajang nasional. Ini bentuk daya saing daerah bahwa anak-anak Banten adalah anak-anak berprestasi,” katanya di Kota Serang, Selasa.

Hal itu disampaikan Andra Soni pada pelepasan 12 pramuka berkebutuhan khusus Kwarda Banten untuk mengikuti jambore Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PPBK) Nasional 2025 di Cibubur, Jakarta Timur.

"Setiap peserta akan didampingi seorang pendamping, sehingga total anggota kontingen daerah berjumlah 24 orang," ujarnya di Pendopo Gubernur Banten.

Andra Soni mengatakan keikutsertaan ini membuktikan bahwa setiap anak, tanpa memandang keterbatasan, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pengalaman dan berpartisipasi dalam kegiatan nasional.

“Ini menunjukkan bahwa semua manusia pada hakikatnya sama. Mereka berhak mendapatkan kesempatan seperti teman-teman yang lain,” katanya.

Menurut Andra, pendampingan satu per satu mencerminkan kolaborasi antara mereka yang memiliki kelebihan dan keterbatasan. “Bila bersama-sama, Insya Allah segala kendala dan tantangan bisa diatasi,” ucapnya.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten Septo Kalnadi menyebutkan 12 peserta terdiri atas enam putra dan enam putri, berasal dari Lebak, Cilegon, Tangerang Selatan, Rangkasbitung, serta sekolah khusus negeri dan swasta di Banten.

“Karena berkebutuhan khusus, maka segala fasilitas dan syarat keamanan diperhatikan secara khusus. Harapannya, tidak terjadi sesuatu yang fatal,” katanya.

Ia menambahkan, PPBK Nasional tidak bersifat kompetitif, melainkan mengedepankan suasana riang gembira dan edukasi di ruang terbuka. “Kegiatannya bersifat edukatif, tetapi dilakukan dengan suasana gembira,” ujarnya.

Keterbatasan anggaran membuat jumlah peserta yang diberangkatkan disesuaikan. “Kalau kemampuannya ada, kita bisa memberangkatkan lebih banyak. Namun, hari ini kita berangkatkan dengan pola minimal,” katanya.

Kegiatan PPBK Nasional 2025 mengusung tema pembinaan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045, dengan rangkaian aktivitas yang menekankan kemandirian, kerja sama, dan penghargaan terhadap keberagaman kemampuan peserta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Rapat Pembahasan Temuan Omb...

Michael Olise Jadi Pahlawan! Prancis Tundukkan Belgia 1-0

25 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Michael Olise Jadi Pahlawan...
Nasional
Kekeringan akibat El Niño ...
Nasional
Penajam Jadi Wilayah Pengem...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.