Pemkot: Bandung Harus Jadi Kota Olahraga dan “City of Champions”
Selasa, 06 Okt 2026, 14:47 WIBBANDUNG - Dalam momen Hari Olahraga Nasional (Haornas), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bertekad untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus mendorong Kota Bandung menjadi salah satu pusat penyelenggaraan kegiatan olahraga di Jawa Barat.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri Peringatan Haornas ke-43 tingkat Kota Bandung yang digelar di GOR Bandung, Selasa (6/10).
Peringatan Haornas tingkat Kota Bandung tersebut memang tidak digelar tepat pada 9 September yang menjadi tanggal peringatan Haornas secara nasional. Namun Wali Kota Farhan menuturkan, pergeseran waktu tersebut tidak mengurangi makna dan semangat Haornas.
âPesan yang ingin dibawa di setiap Hari Olahraga Nasional yaitu memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,â ujar Wali Kota Farhan.
Menurut dia, semangat tersebut masih sangat relevan dengan kondisi saat ini. Pemkot Bandung bahkan memiliki tujuan yang jelas untuk membangun kota yang mampu menjadi tempat terbaik bagi penyelenggaraan berbagai event olahraga, baik yang berorientasi pada prestasi maupun sport tourism.
Wali Kota Farhan menyebut upaya tersebut membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, KONI, NPCI, organisasi olahraga masyarakat, DPRD hingga berbagai unsur lainnya.
Ia juga menegaskan kembali semangat Bandung sebagai City of Champions atau kota para juara. Menurutnya, prestasi olahraga tidak hanya dibangun melalui kompetisi, tetapi juga melalui proses pembinaan atlet yang dilakukan secara konsisten sejak usia dini.
âOlahraga harus bisa dilaksanakan oleh siapa pun tanpa mengenal usia, tanpa mengenal kelas sosial, bahkan harus memiliki inklusivitas yang tinggi,â kata dia.
Wali Kota Farhan juga menyampaikan bahwa Pemkot Bandung tengah melakukan kajian bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan UPI terkait penambahan jam pelajaran olahraga bagi siswa SD dan SMP negeri.
Dalam skema yang sedang dikaji, kegiatan olahraga dapat dilakukan tiga kali dalam sepekan, masing-masing selama 30 menit pada Senin, Rabu, dan Jumat. Penerapannya masih menunggu hasil kajian akhir dan apabila dinilai memungkinkan akan dilakukan melalui tahap piloting di sejumlah sekolah.
Bagi Wali Kota Farhan, olahraga bukan sekadar aktivitas untuk mengejar prestasi, tetapi juga sarana membangun kesehatan, kebugaran, kegembiraan, karakter, persatuan, dan kemanusiaan.
âOlahraga adalah salah satu bentuk peradaban tertinggi manusia bagi persatuan, kesatuan, dan kemanusiaan,â ujar dia.
Ia berharap, semangat Haornas dapat terus hidup di tengah masyarakat sehingga Bandung tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi kota yang sehat, aktif, bugar, inklusif, serta mampu menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala nasional hingga internasional. ils/I-1
- Pemkot Bandung
- Haornas
- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Menkop Ferry Tekankan Koperasi Desa Merah Putih Wajib Utamakan Produk UMKM Lokal
-
30 Tahun Berkarier Tanpa Ramuan Rahasia, Sita Nursanti Ungkap Trik Menjaga Pita Suara
-
Kucurkan Rp125 Triliun, KKP Sulap Ribuan Kapal Nelayan Jadi Armada Modern Raksasa
-
Pemkot Siapkan Kesempatan Kerja bagi Mantan Karyawan Kebun Binatang Bandung
-
Sebuah Mobil Tertabrak KA Ijen Ekspres di Jember, Pengemudi Tewas, Begini Kronologinya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.