Malam Ini Terjadi Fenomena Langka Jupiter “Menghilang” di Balik Bulan
Selasa, 06 Okt 2026, 15:00 WIBJAKARTA - Jupiter akan tampak âmenghilangâ di balik Bulan dalam fenomena langit yang terjadi sebelum fajar, Selasa, 6 Oktober 2026. Mengutip Space.com, fenomena ini terjadi ketika Bulan melintas di depan objek langit yang lebih jauh jika dilihat dari Bumi.
Peristiwa tersebut dikenal sebagai okultasi Bulan dan kali ini melibatkan Jupiter. Bulan yang hanya sekitar 20 persen diterangi akan melintas di depan Jupiter dan membuat planet tersebut seolah menghilang.
Jupiter diperkirakan kembali terlihat sekitar satu jam kemudian dari balik sisi Bulan yang lebih gelap. Namun, fenomena ini hanya dapat diamati dari sejumlah wilayah di Amerika Utara.
Wilayah dengan peluang pengamatan terbaik mencakup Amerika Serikat bagian timur dan tengah, serta sebagian Kanada bagian selatan. Waktu Jupiter menghilang dan muncul kembali akan berbeda bergantung pada lokasi pengamatan.
Di wilayah Amerika Serikat bagian barat, sebagian pengamat tidak dapat menyaksikan Jupiter saat mulai tertutup. Hal ini karena keduanya masih berada di bawah cakrawala.
Namun, Jupiter tetap akan terlihat sangat dekat dengan Bulan setelah keduanya terbit. Okultasi Jupiter sebenarnya terjadi secara berkala di berbagai wilayah Bumi.
Akan tetapi, hal ini jarang terlihat dari lokasi tertentu. Fenomena serupa rata-rata hanya dapat disaksikan dari satu lokasi sekitar sekali dalam 13 tahun.
Pengamat di luar jalur okultasi tetap dapat menikmati pemandangan Jupiter yang tampak sangat dekat dengan Bulan. Pengamatan dapat dilakukan dengan mata telanjang jika kondisi cuaca dan langit mendukung, sementara binokular atau teleskop dapat memperjelas pemandangan. ils/I-1
- Jupiter
- Fenomena Astronomi
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Awal Tahun Menggembirakan: Penerimaan Negara Tembus Rp172 Triliun
-
Jupiter Ternyata Lebih Kecil? Fakta Baru di Balik Pengukuran Planet Terbesar
-
Inovasi “Motor Senyum”, Polisi Bagikan Camilan Gratis di Tengah Macet Puncak
-
Belum Ada Upaya Serius Pemerintah untuk Perbaiki Kualitas Udara yang terus Memburuk
-
BP Tapera Cetak Rekor Penyaluran Rumah Subsidi 2025: Hampir 280 Ribu Unit Tersalur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.