Malaysia Pulangkan 1.500 Pengungsi Myanmar, PBB dan Kelompok HAM Khawatirkan Keselamatan Mereka
📅 Minggu, 04 Okt 2026, 11:52 WIB | Oleh: Tim PenulisPemimpin Myanmar Min Aung Hlaing, pemimpin kudeta yang dilantik sebagai presiden sipil pada bulan April, diperkirakan akan segera mengunjungi Malaysia untuk membahas rencana tersebut.
Bulan lalu, Myanmar berjanji pemulangan akan dilakukan dengan "aman dan bermartabat".
Namun Yap Lay Sheng, seorang spesialis HAM senior di Fortify Rights, mengatakan kepada AFP: "Tidak ada yang bisa memastikan bagaimana rezim tersebut akan memperlakukan para pengungsi yang kembali."
Myanmar juga dilanda kekerasan, 50 orang tewas akhir bulan lalu dalam serangan udara militer.
Menurut lembaga pemantau ACLED, perang saudara sejauh ini telah menewaskan lebih dari 100.000 orang sejak kudeta tersebut.
"Ini bukan saatnya untuk memulangkan siapa pun secara paksa ke negara yang dilanda pelanggaran dan penyalahgunaan hak asasi manusia yang mengerikan," kata kepala hak asasi manusia PBB, Volker Turk, pada hari Selasa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!