Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Bandang Solok Terjang Jalan Utama, Kapolda Kerahkan 300 Personel

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 14:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Bandang Solok Terjang Jalan Utama, Kapolda Kerahkan 300 Personel Doc: Antara
Ket. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy (tengah) saat meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Solok, pada Selasa (22/9).

Solok - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memastikan jajarannya memberikan penanganan maksimal terhadap dampak banjir bandang yang melanda Solok pada Senin (21/9) malam.

"Jajaran Polda Sumbar harus memberikan penanganan yang maksimal atas bencana ini, prioritas utamanya adalah keselamatan dan keamanan warga," katanya saat meninjau langsung lokasi bencana di Solok, Selasa (22/9).

Ia mengatakan sejak banjir bandang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, personel Polri telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu penanganan bencana.

Untuk memperkuat upaya pencarian dan pertolongan (SAR), Polda Sumbar juga mengerahkan 300 personel Brimob dan Direktorat Samapta Bhayangkara untuk membantu personel Polres Solok.

Djati menjelaskan penanganan tahap awal difokuskan pada evakuasi warga dan pembersihan material yang dibawa banjir bandang.

Banjir bandang tidak hanya membawa air, tetapi juga material longsoran berupa pasir, batu, dan lumpur. Material tersebut memutus akses jalan utama yang menghubungkan Padang dengan Solok.

Karena itu, anggota kepolisian diminta memprioritaskan pembersihan material agar akses jalan tersebut dapat segera kembali digunakan.

Kapolda mengatakan jajaran kepolisian juga siap mendukung pencarian apabila terdapat laporan warga yang hilang akibat bencana tersebut.

Jenderal bintang dua itu mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat di wilayah terdampak yang bahu-membahu bersama petugas melakukan pembersihan dan penanganan pascabencana.

Selain kepolisian, proses evakuasi dan penanganan banjir bandang di Solok melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain SAR Padang, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur pemerintah daerah, dan instansi lainnya.

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah dan pemangku kebijakan terkait untuk memperkuat mitigasi serta mengantisipasi curah hujan tinggi menyusul banjir bandang yang terjadi di Solok, Sumatera Barat.

Menurut Puan, langkah mitigasi perlu dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, tidak hanya di Solok. Selain mengantisipasi curah hujan tinggi, ia meminta pemerintah mengecek efektivitas bendungan-bendungan yang ada.

"Ini sudah beberapa kali bahkan sering dibicarakan oleh DPR kepada BNPB, bahkan tim dari kami, tim bencana juga sudah menyampaikan hal ini untuk melakukan mitigasi-mitigasi," kata Puan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan koordinasi antara kementerian dan lembaga yang menangani kebencanaan perlu diperkuat untuk mengantisipasi bencana sekaligus mewujudkan semangat gotong royong yang lebih strategis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
PETI Kembali Dibuka di Goro...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.