Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ICF 2026 di Bali Jadi Momentum Dorong Cerutu Lokal Tembus Pasar Global

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 02:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
ICF 2026 di Bali Jadi Momentum Dorong Cerutu Lokal Tembus Pasar Global Doc: Antara
Ket. Anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna saat meninjau festival bagi industri cerutu lokal ICF 2026 di Badung, Bali, Kamis (1/10).

Badung - Anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna mendorong penyelenggaraan Indonesia Cigar Festival (ICF) 2026 menjadi momentum strategis untuk mengenalkan produk cerutu lokal kepada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali.

"Tahun lalu Bali menerima 16 juta turis, tujuh juta turis asing, dan kurang lebih sembilan juta turis domestik yang di mana ini adalah pangsa pasar yang sangat besar, terutama turis-turis yang memang selama ini memiliki kultur di dalam menikmati cerutu," ujar Arya Wedakarna di Kabupaten Badung, Kamis (1/10).

Senator yang akrab disapa AWK itu juga menyoroti tren dalam tiga tahun terakhir ketika wisatawan mulai melirik cerutu sebagai bagian dari gaya hidup. Menurut dia, cerutu dinilai lebih aman dan natural dibandingkan produk tembakau berpembungkus filter lainnya.

"Kalau kita isap cerutu itu sebenarnya lebih sehat, dia tidak pakai filter dan langsung dari daun tembakau kering tanpa zat-zat racun, bahkan jauh lebih aman dibandingkan rokok maupun yang elektrik," ujar Arya Wedakarna.

Anggota DPD RI asal Bali itu kemudian mengajak masyarakat dan wisatawan mancanegara untuk lebih mengutamakan produk tembakau dan cerutu Indonesia dibandingkan produk impor.

"Mudah-mudahan dibanding kita impor dari Kuba, impor dari Amerika Utara atau Selatan, lebih baik kita manfaatkan tembakau dan produk Indonesia, kan begitu, karena produk Indonesia juga tidak kalah," kata dia.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Panitia ICF 2026 sekaligus Ketua Bali Promotion Board Opa Ewin mengatakan festival tersebut berfokus memperkuat jejaring bisnis dan membuka peluang ekspor produk cerutu Indonesia ke pasar global.

“ICF 2026 digelar pada 1–3 Oktober 2026 di Atrium Bali Collection, Nusa Dua, untuk mempertemukan industri cerutu, jejaring bisnis, dan ekonomi kreatif dalam satu ruang kolaborasi yang membuka peluang menuju pasar internasional," kata Opa Ewin.

Ia mengatakan Indonesia memiliki posisi penting dalam industri tembakau global. Berdasarkan catatan asosiasi yang disampaikannya, Indonesia saat ini menempati posisi strategis sebagai negara pengekspor produk tembakau terbesar keempat di dunia, sekaligus memiliki kontribusi cukai yang besar terhadap penerimaan negara.

“Hasil cukai daripada pendapatan negara itu sudah lebih dari Rp100 sampai Rp224 triliun dan itu lumayan buat pendapatan negara ya," ucapnya.

Opa Ewin menegaskan ICF 2026 tidak hanya menampilkan produk cerutu kelas atas, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal agar produk cerutu dapat dikenal dan diakses oleh berbagai kalangan.

Proses Produksi

Festival tersebut turut menghadirkan pembuat cerutu dari berbagai daerah di Indonesia untuk memperlihatkan keunikan proses produksi yang masih dilakukan secara tradisional.

“Bisa cek di sini UMKM dari cerutu yang harganya di bawah Rp50.000 juga ada untuk mengubah pemikiran orang bahwa cerutu itu tidak selalu mahal dan eksklusif," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Jakarta Siapkan Dana Cadangan Daerah Rp5,6 Triliun

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Siapkan Dana Cadang...

Kenaikan Harga Beras Nasional

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Kenaikan Harga Beras Nasional
Luar Negeri
FAO Dorong Pengurangan Limb...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.