Gandeng Raksasa Tiongkok, Bali Siap Operasikan Pembangkit Listrik Sampah Terbesar
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 02:35 WIB | Oleh: AlfredIa menyebutkan bahwa Presiden Xi Jinping telah mengajukan gagasan membangun Komunitas Senasib Sepenanggungan Umat Manusia beserta sejumlah inisiatif global.
"Ke depan, Tiongkok siap bekerja sama dengan Indonesia untuk melaksanakan kesepakatan strategis para pemimpin kedua negara dan memajukan kerja sama berkualitas tinggi di bawah Belt and Road Initiative," ujar Zhang Zhisheng.
Pihaknya berkomitmen menjadikan Konsulat Jenderal RRT di Denpasar sebagai jembatan penghubung untuk memperluas kerja sama antarwilayah.
Tiongkok juga telah mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri KTT APEC di negara tersebut pada November tahun ini dari segi politik.
Selain itu, terdapat program Kemitraan Tanggap Darurat Berbasis Masyarakat Indonesia oleh Tim Penyelamat Kesejahteraan Masyarakat Shenzhen di Denpasar dan Buleleng.
Dari sektor ekonomi, Tiongkok tetap menjadi mitra dagang terbesar dan salah satu sumber investasi asing bagi Indonesia.
Zhang Zhisheng menyebut, ekspor produk unggulan seperti salak Bali serta produk laut melalui rantai pendingin juga terus dikirim secara berkelanjutan ke pasar Tiongkok.
Penerbangan langsung rute Beijing–Denpasar juga telah kembali beroperasi normal untuk mendukung mobilitas wisatawan dan pelaku bisnis.
Provinsi Yunnan sebagai provinsi sahabat Bali turut merealisasikan tahap ketiga proyek kerja sama pariwisata pertanian lestari di Kabupaten Tabanan.
Terkait energi bersih, ia menyampaikan PT General Energy Bali atau China Huadian Corporation juga memegang peran kunci dalam menjamin kestabilan pasokan listrik di Pulau Dewata serta proyek PSEL oleh Weiming Environment Protection yang menyumbangkan gagasan maju bagi pengelolaan lingkungan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!