- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kanada Yakin Badai Perang ...
Kanada Yakin Badai Perang Dagang dengan AS Bakal Mereda
Rabu, 30 Sep 2026, 16:18 WIBMOSKOW - Sejumlah ekonom menyampaikan kepada Menteri Keuangan Kanada Francois-Philippe Champagne bahwa mereka menilai dampak konflik perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) masih dapat dikelola, demikian laporan Bloomberg pada Selasa (29/9) yang mengutip peserta pertemuan tertutup tersebut.
Negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan Kanada pada Agustus 2026 gagal mencapai kesepakatan, sehingga mendorong AS mengenakan tarif sebesar 50 persen terhadap sejumlah produk Kanada senilai 20 miliar dolar AS (sekitar Rp358,6 triliun).
Kanada membalas dengan menerapkan tarif terhadap produk baja, produk susu, peralatan rumah tangga, peralatan pertanian, bubur kertas dan kertas, serta elektronik dari AS.
Pada awal September 2026, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan Kanada siap menandatangani perjanjian perdagangan dengan AS setelah Washington siap melakukannya.
Dia juga mengatakan dialog hanya dapat dilanjutkan setelah pejabat AS menghentikan retorika "keras" mereka dan serius dalam melakukan negosiasi. Ant
- Mark Carney
- perang dagang
- canadian dollar
- ottawa
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Dinkes Lampung Nyatakan Kasus ISPA akibat Abu Vulkanik Krakatau Mulai Turun
-
Chelsea Resmi Datangkan Emiliano Martinez dari Aston Villa
-
BEI Gaspol Uji Saham Rp1, Tapi 8 Anggota Bursa Belum Ikut Ambil Bagian
-
Manchester United Siapkan Tiga Rekrutan Lagi, Carlos Baleba Segera Merapat
-
Pendaki Tektok Ditemukan Tewas di Area Puncak Gunung Sumbing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.