Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tradisi Silek dan Cara Lain Mendengarkan Komposisi Musik.

📅 Senin, 28 Sep 2026, 08:45 WIB | Oleh:

“Yang dikomposisi bukan nada. Tapi tindakan.”

Uncu tidak mengambil gerakan silek lalu memberinya musik. Ia menjadikan tindakan tubuh dalam silek sebagai bahan komposisi.

Gerakan yang telah disusun dan dilatih dapat menjadi bagian yang tetap, sementara respons terhadap lawan membuka ruang perubahan saat pertunjukan berlangsung. Serangan dapat menjadi pemicu, tangkapan dan pelepasan membentuk hubungan antartindakan, sedangkan perubahan posisi, kecepatan, tenaga dan jarak menghasilkan perubahan bunyi.

Dengan cara itu, silek tidak sekadar menjadi tontonan yang diiringi musik. Gerak dan tindakan tubuhnya sendiri ditempatkan sebagai bagian dari komposisi.

Tubuh sebagai Komposisi

Uncu menyebut pendekatan tersebut sebagai Musik Konsekuensial. Gagasannya berangkat dari sistem ketubuhan silek: silek dipahami bukan hanya sebagai teknik gerak, tetapi sebagai pengetahuan yang bekerja melalui tubuh, termasuk prinsip, respons dan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.

Dalam sistem tersebut, tubuh bukan sekadar alat untuk memainkan komposisi yang telah dibuat sebelumnya. Tubuh menjadi tempat komposisi berlangsung.

Gagasan ini merupakan bagian dari perjalanan artistik Uncu bersama Candasuara, yang ia dirikan pada 2016. Kelompok yang berbasis di Sumatera Barat itu memusatkan penciptaannya pada seni ketubuhan Minangkabau, khususnya silek dan randai, sebagai sumber penciptaan musik.

Ketertarikan Uncu pada musik dan silek sendiri telah tumbuh sejak 2003. Saat itu ia mulai memainkan musik tradisional Minangkabau seperti gandang tambua, talempong dan rabano, sekaligus mulai belajar silek.

Eksplorasi hubungan tubuh, bunyi dan teknologi kemudian juga muncul dalam sejumlah kolaborasinya. Salah satunya melalui karya Panjago, bersama Rani Jambak, istrinya, dan Prof. Scott Wilson dari University of Birmingham. Dalam karya tersebut, gerak silek Uncu ditangkap kamera dan sensor gerak, lalu diolah menjadi body sound yang dipertemukan dengan musik elektronik dan live coding, sementara visualnya dikerjakan oleh Jean David Caillouet.

Uncu dan Rani juga mengelola Rumah Gagas, sebuah laboratorium dan ruang kreatif untuk pertunjukan kontemporer dan eksperimental.

Uncu kini tengah menyelesaikan pendidikan doktoral di ISI Surakarta. Karya Ketubuhan Silek: Formulasi Sistem Ketubuhan Silek Menjadi Sistem Komposisi Musik yang dipentaskan dalam PKIna 2026 berkaitan dengan proses penelitian dan penciptaan tersebut.

Gagasan tersebut hadir dalam Pekan Komponis Indonesia, sebuah program yang memiliki sejarah panjang. Agenda tahunan Dewan Kesenian Jakarta ini telah berlangsung sejak 1979, ketika masih bernama Pekan Komponis Muda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
IHSG Hari Ini Melemah Dipic...
Daerah
Wagub Sulawesi Selatan Doro...
Olahraga
Dahsyat, Leo/Daniel Hancurk...

Harga Cabai Rawit Rp113.750/Kg, Telur Ayam Rp29.400/Kg

49 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp113.750...
Advertisement
Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.