Sleman Genjot Ekonomi Kreatif Lewat Creative Weeks, Ada Peluang Apa Saja?

Senin, 28 Sep 2026, 01:36 WIB

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi membuka gelaran Sleman Creative Weeks (SCW) #6 sebagai langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif di wilayah tersebut.

​Pembukaan acara dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, melalui penerbangan layang-layang dalam ajang Sleman Kite Fest yang berlangsung di Halaman Pondok Pesantren Gus Muwafiq, Minggir, Minggu.

Ket. Foto: Sleman Kite Fest yang berlangsung di Halaman Pondok Pesantren Gus Muwafiq, Minggir, Minggu (27/9). — Sumber: ANTARA foto/HO-Humas Prokopim Sleman

"Kegiatan ini menyediakan ruang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat mulai dari anak-anak, pemuda, keluarga, hingga komunitas seni untuk berinteraksi, berkreasi, dan menumbuhkan semangat kebersamaan," kata Wakil Bupati Danang Maharsa di Sleman, Minggu.

​Memasuki tahun keenam, SCW #6 mengkolaborasikan para pelaku ekonomi kreatif di Sleman dengan Sleman Creative Community.

Tahun ini, SCW mengusung tema “Living Shared Culture”, yang bermakna bahwa kebudayaan merupakan bagian dari kehidupan yang terus tumbuh melalui interaksi dan pengalaman bersama.

Ia mengatakan festival ini diharapkan tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan mampu menghadirkan pengalaman berkesan yang mengobarkan kembali semangat kreativitas serta kecintaan terhadap ruang hidup bersama.

​“Di balik kesederhanaan layang-layang terdapat nilai mendalam. Layang-layang mengingatkan kita pada konsep "sangkan paraning dumadi" terbang tinggi namun tetap terikat benang ke bumi. Ini menjadi simbol manusia yang walau meraih kesuksesan, tetap harus eling akan asal-usulnya,” kata Danang.

​Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Edy Winarya mengungkapkan bahwa SCW #6 juga mengusung misi ramah lingkungan.

Hal itu diwujudkan melalui kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dan dorongan perilaku yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan selama acara berlangsung.

​“Harapan kami ke depannya ekosistem kreatif dan pariwisata di Sleman dapat terus berjalan beriringan serta mampu memberikan simbiosis mutualisme,” ujar Edy.

​Rangkaian kegiatan SCW #6 tahun ini diwarnai oleh berbagai agenda seni dan budaya, antara lain ​Sleman Kite Festival: 27 September 2026 di Ponpes Gus Muwafiq, Minggir.

Bedog Arts Fest pada 2–10 Oktober 2026 di Studio Banjarmili. ​Pesta Boneka pada 6–11 Oktober 2026 di Ruang Pana, Komplek Kampoeng Media.

​Sinergi Sinema Sleman & Sleman Film Competition: Diprakarsai oleh KDM Cinema pada 27 September, 6 Oktober, dan 10 Oktober 2026.

​Selain itu, SCW #6 juga memfasilitasi dua ajang kompetisi, yaitu Sleman Film Competition dan Lomba Layang-Layang Tradisional. Seluruh rangkaian agenda ini terlaksana berkat dukungan Dana Keistimewaan Tahun Anggaran 2026.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.