Paus Leo XIV Peringatkan AI Bisa Mengancam Martabat Umat Manusia dan Menjadi 'Instrumen Dominasi'
📅 Sabtu, 26 Sep 2026, 10:10 WIB | Oleh: Lili Lestari“Jika kita ingin menghindari kehilangan kemanusiaan kita di tengah 'surga mesin' yang menyerbu dan membentuk kehidupan kita sehari-hari, ada kebutuhan mendesak akan pendidikan dalam hal kearifan etis dan kemampuan untuk mengakui kebaikan moral,” katanya.
Presiden AS Donald Trump mengambil nada yang sangat berbeda dari Paus Leo ketika menanggapi peringatan tentang AI.
Berbicara di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Selasa, Trump menepis kekhawatiran tentang teknologi tersebut, menyebutnya sebagai "hoax" dan mengatakan dia tidak akan "menghambat pertumbuhan" sesuatu yang menurutnya dapat memiliki dampak yang lebih besar daripada Revolusi Industri. Dia juga mengatakan Departemen Kehakiman akan memantau industri tersebut dan campur tangan jika perlu.
Perbedaan padangannya dengan Trump bukan sekadar antara menerima dan menolak AI. Paus Leo secara eksplisit mengakui potensi teknologi tersebut sambil berpendapat bahwa pengembangannya harus tetap tunduk pada martabat manusia, tanggung jawab moral, dan kebaikan bersama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!