6 Jenis Minuman yang Baik untuk Kesehatan Ginjal, dari Teh Hitam hingga Kefir
📅 Sabtu, 26 Sep 2026, 13:47 WIB | Oleh: Tim Penulis3. Teh hitam
Teh hitam menghidrasi dan mengandung flavonoid, yaitu senyawa tumbuhan antioksidan yang terkait dengan kesehatan jantung dan ginjal yang lebih baik.
Satu cangkir teh hitam mengandung sekitar 47 miligram kafein. Meminumnya di pagi hari mungkin sangat membantu jika kita memiliki sensitif terhadap kafein.
Sebuah studi tahun 2023 menemukan bahwa orang yang minum teh memiliki risiko lebih rendah terkena cedera ginjal akut, khususnya manfaat terbesar terlihat sekitar 3,5 cangkir per hari.
Namun, penelitian tersebut bersifat observasional, sehingga tidak serta merta membuktikan bahwa teh itu sendiri yang menyebabkan manfaat tersebut.
Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi teh hitam dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, yang membantu menjaga fungsi ginjal dengan baik.
4. Smoothie tanpa pemanis
Smoothie dapat mendukung kesehatan ginjal secara tidak langsung dengan membantu kita mengonsumsi sarapan kaya serat.
Penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi serat dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit ginjal kronis.
Makanan kaya serat, termasuk beri, alpukat, kurma, biji chia, dan biji rami, juga dapat mendukung tekanan darah dan kadar kolesterol yang lebih sehat.
Cobalah membuatnya sendiri dengan makanan utuh seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, daripada membeli yang sudah dikemas di toko yang mungkin lebih banyak mengandung gula tambahan.
5. Susu kedelai tanpa pemanis
Susu kedelai kaya akan protein nabati, yang membantu kita merasa kenyang lebih lama. Rasa kenyang yang lebih lama ini dapat mempermudah kita dalam mengelola berat badan, yang merupakan cara utama untuk membantu mencegah penyakit ginjal kronis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!