Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirjenpas Klarifikasi Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dirjenpas Klarifikasi Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Doc: ANTARA
Ket. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

JAKARTA - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi memberikan klarifikasi terkait temuan Ombudsman RI adanya hunian dengan fasilitas standar apartemen di kompleks Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Cibinong.

Mashudi mengatakan pihaknya telah menurunkan tim lokasi temuan, yang terdiri atas Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat, Direktur Kepatuhan Internal (Dirpatnal), Direktur Intelijen (Dirintel) dan Kalapas Cibinong.

"Tadi kan sudah turun semuanya, tim jalan mulai kemarin (Rabu, 23/9) sore. Kemarin sore semuanya dilakukan pengecekan semuanya, apa yang disampaikan oleh Ombudsman, bahwa di sana ada kaya apartemen, kami tunjukkan semuanya yang mana apartemen," kata Mashudi yang dihubungi di Jakarta, Kamis.

Jenderal polisi bintang satu itu menjelaskan, di lokasi yang didatangi oleh Ombudsman RI terdapat rumah dinas kepala lapas (Kalapas) Cibinong, rumah kepala seksi (kasi), dan rumah asimilasi.

Dia mengatakan di rumah asimilasi tersebut ditempati oleh warga binaan yang bersiap untuk bebas, melakukan kegiatan asimilasi di gelanggang dan kegiatan pembinaan kemandirian.

"Rumah asimilasi itu, orangnya kan yang bekerja di luar gelanggang-gelanggang itu, yang bekerja di situ, dia melakukan istirahat di situ. Asimilasi itu warga binaan yang mau bebas yang dipekerjakan di situ," ujarnya.

Dia menjelaskan, di lokasi temuan Ombudsman tersebut terdapat kegiatan asimilasi seperti budidaya magot, kerja di peternakan kambing, pertanian, perikanan dan kegiatan untuk produksi air mineral.

"Semua dipekerjakan di situ, dan itu tempat transit, tempat istirahat, kalau capek habis bekerja beristirahat ada di situ. Tapi di situ ada rumahnya Kalapas, rumahnya para kasi," ungkapnya.

Mashudi mengatakan pihaknya telah memberikan klarifikasi terkait lokasi yang ditemukan oleh Ombudsman RI dengan mengajak sejumlah wartawan meninjau tempat tersebut.

"Mau saya tanyakan kalau (disebut) apartemen kayak apa? Kalau apartemen kan tempatnya tinggi-tinggi," kata Mashudi.

Menurut Mashudi, hunian yang ditemukan Ombudsman tersebut adalah tempat asimilasi.

Terkait fasilitasnya yang berbeda dengan asimilasi di lapas lainnya, menurut Mashudi, semua lapas memiliki asimilasi dengan fasilitas berbeda, disesuaikan dengan kreativitas masing-masing lapas.

Dia juga mengatakan, lokasi temuan Ombudsman tersebut berada di dalam gelanggang yang diisi rumah dinas untuk kalapas dan para kasi, serta asimilasi.

"Tim sudah turun ke lokasi kemarin sore (Rabu-red), kami sudah membawa media mengecek lokasi, untuk melihat yang dimaksud apartemen itu kayak," tegas Mashudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Zidane Buka Era Baru Pranci...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.