Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alibaba Cloud Kembangkan Infrastruktur AI dan Perluas Layanan ke Sejumlah Negara

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 18:28 WIB | Oleh:
Alibaba Cloud Kembangkan Infrastruktur AI dan Perluas Layanan ke Sejumlah Negara Doc: Alibaba Cloud
Ket. Dr. Feifei Li, Chief Technology Officer sekaligus President of International Business Alibaba Cloud Intelligence. Alibaba Cloud mengumumkan rencana ekspansi infrastruktur global dan peluncuran tiga solusi AI baru untuk mengakselerasi transformasi digital perusahaan.

JAKARTA — Alibaba Cloud mengumumkan rencana besar untuk memperluas infrastruktur cloud global sekaligus memperkenalkan sejumlah kapabilitas kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) baru. Langkah ini ditujukan untuk mendukung perusahaan dalam mengembangkan dan menerapkan aplikasi AI secara optimal.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang Apsara Conference 2026 pada 24 September 2026. Dalam kesempatan yang sama, Alibaba Cloud juga mengumumkan kemitraan strategis dengan berbagai perusahaan terkemuka dari sektor teknologi, manufaktur, logistik, gim, hiburan, dan pemasaran digital.

Dalam 12 bulan mendatang, Alibaba Cloud berencana membuka region cloud pertamanya di Turki, Finlandia, dan Belanda. Perusahaan juga akan memperluas jaringan pusat datanya (data center) di Malaysia, Jerman, Uni Emirat Arab, Prancis, dan Hong Kong.

Melalui ekspansi tersebut, Alibaba Cloud menyatakan akan meningkatkan kapasitas komputasi serta kemampuan penyediaan layanan cloud dan AI. Layanan ini dirancang khusus agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal di berbagai belahan dunia.

Saat ini, perusahaan tercatat telah mengoperasikan 107 availability zone di 31 region secara global.

Chief Technology Officer sekaligus President of International Business Alibaba Cloud Intelligence, Dr. Feifei Li, mengungkapkan bahwa gelombang adopsi AI menuntut perusahaan untuk memiliki infrastruktur yang sangat skalabel. Teknologi yang dihadirkan juga harus lebih mudah diimplementasikan oleh para pelaku bisnis.

“Seiring Alibaba Cloud bertransformasi dari infrastruktur AI-native menuju arsitektur Agent-Native Cloud, AI juga bergerak cepat dari tahap eksperimen menuju penerapan nyata,” ujar Feifei dalam keterangannya pada Kamis (24/9).

Menurut dia, perluasan jaringan cloud ini bertujuan untuk mendekatkan sumber daya komputasi kepada pelanggan dan mitra. Sementara itu, inovasi teknologi AI diarahkan untuk mendukung penerapan model tingkat lanjut, pengolahan beban kerja multimodel, serta akselerasi pengembangan aplikasi berbasis AI.

Tiga Solusi AI Baru untuk Pasar Global

Dalam konferensi tersebut, Alibaba Cloud memperkenalkan tiga solusi AI terbaru untuk pasar internasional, yakni Smart Studio, Smart Fusion, dan Smart Video.

Smart Studio dirancang untuk membantu perusahaan membangun platform Model-as-a-Service (MaaS). Platform ini memfasilitasi perusahaan untuk mengemas layanan API model, menetapkan harga, mengukur tingkat penggunaan, serta mengelola penagihan dengan identitas merek sendiri. Alibaba Cloud mengklaim arsitektur inferensi Smart Studio mampu menghasilkan throughput hingga 505 persen lebih tinggi dibandingkan kerangka kerja open-source standar pada perangkat keras yang setara.

Solusi kedua adalah Smart Fusion, sebuah mesin pintar yang menggabungkan penggunaan beberapa model AI sekaligus melalui satu titik akhir (endpoint). Sistem ini menganalisis berbagai parameter secara real-time untuk memilih kombinasi model yang paling efisien dan akurat sesuai kebutuhan tugas tertentu. Pendekatan multimodel ini diklaim mampu memangkas biaya penggunaan token hingga sekitar 50 persen.

Sementara itu, Smart Video merupakan agen video AI yang dikhususkan bagi studio produksi drama pendek dan pengiklan profesional. Sistem ini mampu menghasilkan video berdurasi hingga satu jam hanya berdasarkan satu prompt tunggal. Pengguna juga dapat melakukan penyuntingan presisi melalui instruksi berbahasa alami dengan dukungan lebih dari 20 bahasa.

Penerapan Nyata AI di Berbagai Sektor Industri

Alibaba Cloud turut memaparkan sejumlah studi kasus terkait pemanfaatan teknologi cloud dan AI oleh para mitra globalnya di berbagai sektor.

Di sektor manufaktur, Panasonic Digital (Shanghai) memanfaatkan Model Studio (Bailian) untuk mengakses model Qwen serta menggunakan perangkat data seperti DataWorks, MaxCompute, dan Hologres. Penerapan ini berhasil memangkas waktu dokumentasi hingga 80 persen melalui notula rapat otomatis, serta mempercepat peninjauan kontrak lewat agen cerdas Smart Compare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
  Leo/Daniel tampil Kesetanan Ubah Kedudukan, Indonesia-Tiongkok 2-2

Leo/Daniel tampil Kesetanan Ubah Kedudukan, Indonesia-Tiongkok 2-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.