TNI Batalkan Puncak HUT ke-81 di Monas, Ini Alasan dan Penggantinya
📅 Selasa, 22 Sep 2026, 13:18 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - TNI membatalkan puncak peringatan HUT ke-81 yang semula dijadwalkan berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 5 Oktober 2026.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (22/9), mengatakan pembatalan dilakukan karena banyak prajurit sedang melaksanakan penugasan penanganan bencana.
“Banyak prajurit yang sedang melaksanakan penugasan penanganan bencana,” kata Nas.
Sebagai dampak pembatalan tersebut, kegiatan sailing pass di Teluk Jakarta yang semula dijadwalkan pada 4 Oktober 2026 juga ditiadakan. Kegiatan itu sebelumnya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dengan rencana menampilkan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) dan kapal perang.
Sebagai gantinya, upacara peringatan HUT ke-81 TNI akan dilaksanakan di Kompleks Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
“Upacara HUT ke-81 TNI dilaksanakan di Mabes TNI secara sederhana, namun tetap mengutamakan kekhidmatan dan makna dari peringatan,” ujar Nas.
Sebelumnya, TNI telah menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 di kawasan Monas. Salah satunya defile yang direncanakan menampilkan 520 unit alutsista dan kendaraan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 420 unit merupakan alutsista dan kendaraan TNI, sedangkan 100 kendaraan lainnya merupakan kendaraan antik atau non-TNI.
“Defile akan menampilkan 520 unit alutsista dan kendaraan, terdiri atas 420 unit alutsista dan kendaraan TNI serta 100 kendaraan antik atau non-TNI,” kata Nas saat dikonfirmasi sebelumnya.
Menurut dia, defile tersebut dirancang untuk mengedukasi masyarakat mengenai jenis dan kemampuan alutsista yang dimiliki TNI.
Selain alutsista dan kendaraan, TNI sebelumnya juga menyiapkan ribuan personel dari sejumlah satuan dan korps untuk terlibat dalam parade.
Personel direncanakan berbaris dalam defile serta mengikuti simulasi tempur yang ditampilkan di kawasan Monas, sebagaimana pelaksanaan defile pada tahun-tahun sebelumnya.
“Parade melibatkan 81 Satuan Setingkat Batalyon (SSB), terdiri atas 51 SSB pasukan TNI dan 30 SSB pasukan non-TNI,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan tersebut sebelumnya direncanakan disaksikan Presiden, Wakil Presiden, jajaran pejabat, tamu negara, serta masyarakat umum.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!