Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SGU Berkolaborasi dengan Hokkaido University dan Pemkab Tangerang Kembangkan Sinergizi

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 00:05 WIB | Oleh:
SGU Berkolaborasi dengan Hokkaido University dan Pemkab Tangerang Kembangkan Sinergizi Doc: ANTARA/HO-Humas SGU
Ket. Swiss German University (SGU) bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Hokkaido University, Jepang, mengembangkan konsep Sinergizi.

JAKARTA - Swiss German University (SGU) bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Hokkaido University, Jepang mengembangkan konsep Sinergizi untuk mewujudkan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus membangun ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

“Melalui Sinergizi kami ingin menunjukkan bahwa inovasi teknologi pangan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga dapat menciptakan nilai tambah ekonomi melalui pemanfaatan bahan pangan lokal dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Rektor SGU Assoc Prof Samuel P Kusumocahyo dikutip di Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut Samuel menjelaskan Sinergizi dirancang sebagai kebijakan yang dapat dituangkan dalam peraturan bupati guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui inovasi di bidang pangan, gizi, dan pertanian. Sinergizi mengintegrasikan inovasi teknologi pangan, peningkatan gizi masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi.

Sebagai bagian dari upaya pengembangan Sinergizi, SGU melakukan uji coba melalui inovasi bumbu tabur tinggi protein berbahan dasar tempe semangit. Produk tersebut selanjutnya akan diformulasikan kembali menggunakan bahan pangan lokal Kabupaten Tangerang.

Pengembangan produk itu juga dirancang dengan melibatkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam proses pengolahan. Pemanfaatan bahan pangan lokal diharapkan meningkatkan permintaan terhadap hasil pertanian dan pangan setempat sekaligus membuka peluang pendapatan bagi masyarakat yang terlibat dalam rantai produksi.

Untuk mendukung pengembangan kebijakan tersebut, SGU dan Pemkab Tangerang melibatkan Hokkaido University yang memiliki pengalaman dalam mengembangkan ekosistem pangan berbasis potensi lokal di Jepang.

Sebagai bagian dari kolaborasi, delegasi melakukan kunjungan ke Jepang pada 1–7 Oktober 2026. Kegiatan tersebut mencakup diskusi bersama Faculty of Agriculture, Faculty of Global Food Resources, dan Pemerintah Kota Sapporo untuk mempelajari kebijakan pertanian serta tata kelola penyediaan pangan bagi program pemerintah.

Kolaborasi itu juga menjajaki pengembangan Kabupaten Tangerang sebagai living lab atau laboratorium hidup untuk menguji dan menerapkan inovasi berbasis riset di bidang pangan, gizi, dan pertanian sesuai kebutuhan daerah.

Pengembangan Sinergizi merupakan bagian dari proyek kerja sama yang didanai LPDP sebesar Rp1,2 miliar untuk periode Juni 2026 hingga Juni 2027. Pemkab Tangerang turut memberikan dukungan pendanaan program pendamping.

Kolaborasi strategis SGU, Pemkab Tangerang, dan Hokkaido University direncanakan berlangsung melalui peta jalan kerja sama selama lima tahun hingga 2031.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

16 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Nasional
BMKG Sebut Penyebab Panas T...
Megapolitan
Ternyata Perut Bumi Jakarta...
Megapolitan
Pemkot dan Pemkab Bogor Kol...
Megapolitan
Warga Jakarta Berpeluang Be...
Olahraga
Arab Saudi Tunda Turnamen T...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.