Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Daging Sapi di Gorontalo Stabil Rp150 Ribu Per Kilogram

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 14:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Daging Sapi di Gorontalo Stabil Rp150 Ribu Per Kilogram Doc: ANTARA
Ket. Pedagang daging mempersiapkan dagangannya di salah satu lapak Pasar Sentral Kota Gorontalo, Gorontalo, Senin (21/9/2026).

GORONTALO – Harga daging sapi di sejumlah pedagang di Gorontalo saat ini berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram dan diperkirakan masih relatif stabil hingga akhir tahun, meski terdapat potensi kenaikan seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

Pedagang daging Sapi di Gorontalo, Ahmad Nango, Senin (21/9), mengatakan harga tersebut masih dapat bertahan apabila harga sapi di tingkat pasar tidak mengalami kenaikan.

"Kalau harga sapi di pasaran naik, harga daging juga bisa ikut naik," kata Ahmad.

Menurut dia, kondisi musim kemarau turut memengaruhi pengelolaan ternak karena peternak perlu memberikan perhatian lebih terhadap ketersediaan dan pemeliharaan sapi.

Ia mengatakan ketersediaan sapi untuk kebutuhan perdagangan di Gorontalo juga masih bergantung pada sejumlah pasar ternak, di antaranya Pasar Pulubala dan Pasar Bongomeme di Kabupaten Gorontalo yang berlangsung setiap Minggu.

"Di Gorontalo ada juga, tapi di Kabupaten Gorontalo di Paguyaman, jadi jauh. Belum ongkosnya," ujarnya.

Sementara itu, pedagang lainnya, Rian Mohamad, mengatakan pergerakan harga daging sapi juga dipengaruhi oleh intensitas pembelian masyarakat, terutama ketika kebutuhan meningkat untuk kegiatan tertentu.

Ia menyebut permintaan biasanya mulai meningkat menjelang periode akhir tahun dan memasuki musim pesta pernikahan yang dalam tradisi masyarakat Gorontalo memiliki waktu-waktu tertentu.

"Jadi harga daging dipengaruhi oleh intensitas pembelian karena acara tertentu, misalnya di bulan menjelang akhir tahun biasa harga naik atau bulan-bulan pesta nikah di Gorontalo yang ditentukan oleh bulan," katanya.

Menurut Rian, masyarakat Gorontalo umumnya menghindari pelaksanaan pesta pernikahan pada bulan Muharam, Rabiul Awal, dan Rabiul Akhir, sehingga permintaan daging berpotensi meningkat ketika memasuki periode setelah bulan-bulan tersebut.

"Jadi bisa masuk Desember baru mulai tinggi pembelian karena kebutuhan acara," ujarnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga daging sapi di Gorontalo tidak hanya dipengaruhi oleh ketersediaan ternak dan biaya pengadaan, tetapi juga pola permintaan masyarakat yang meningkat pada periode tertentu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.