Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belasan Kapal Yacht Singgah di Sumbawa, Sail to Indonesia 2026 Bawa Pesona Wisata Bahari ke Pasar Dunia

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 15:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Belasan Kapal Yacht Singgah di Sumbawa, Sail to Indonesia 2026 Bawa Pesona Wisata Bahari ke Pasar Dunia Doc: Instagram/discover.sumbawa
Ket. Sail to Indonesia - Sumbawa, 17-21 September 2026, menawarkan pengalaman istimewa bagi para yachter untuk menyingkap sisi lain Indonesia.

SUMBAWA - Rangkaian Sail to Indonesia 2026 menjadi momentum Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, memperkenalkan wisata bahari daerah itu kepada wisatawan mancanegara sekaligus membuka peluang penguatan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.

Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot mengatakan kehadiran para yachter dari berbagai negara tidak sekadar menjadi agenda persinggahan kapal layar, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, kuliner dan kehidupan masyarakat Sumbawa kepada pasar internasional.

“Saya berharap setelah beberapa hari berlayar di laut Indonesia, Bapak dan Ibu tidak hanya membawa kapal yang kembali berlayar, tetapi juga membawa pulang cerita tentang Sumbawa,” kata Jarot saat Welcoming Ceremony Sail to Indonesia 2026 di Pantai Saliper Ate, Kecamatan Labuhan Badas, Senin.

Ia mengatakan selama berada di Sumbawa, para wisatawan ditawarkan berbagai pengalaman bahari dan budaya, termasuk menyaksikan hiu paus di Teluk Saleh, menikmati panorama alam, mengenal tradisi lokal, mencicipi kuliner, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Sekitar 15 kapal singgah di Sumbawa dengan jumlah wisatawan diperkirakan mencapai 45 hingga 50 orang.

Menurut Jarot, kekuatan pariwisata Sumbawa tidak hanya bertumpu pada keindahan pantai dan laut, tetapi juga pada kekayaan ekosistem, tradisi, kuliner, serta keramahan masyarakat yang dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi wisatawan mancanegara.

"Ada lautnya, ada alamnya, ada hiu pausnya, ada budayanya, ada kulinernya, dan tentu ada masyarakatnya yang ramah," ujarnya.

Karena itu, Jarot mengajak para yachter menjelajahi lebih banyak destinasi selama berada di Sumbawa dan membagikan pengalaman tersebut setelah kembali ke negara masing-masing.

"Enjoy Sumbawa. Explore Sumbawa. And please, tell the world about Sumbawa," katanya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa Tata Kostara mengatakan rombongan Sail to Indonesia mulai memasuki wilayah Sumbawa pada 18 September 2026 dan mengunjungi sejumlah destinasi sebelum mengikuti agenda penyambutan di Pantai Saliper Ate.

"Perjalanan ini merupakan rangkaian dari Sail Indonesia. Mereka masuk ke Sumbawa tanggal 18, kemudian mengunjungi destinasi di Sumbawa," katanya.

Tata mengatakan peserta Sail to Indonesia berasal dari sejumlah negara, di antaranya Amerika Serikat, Australia, Singapura, Inggris, Prancis, Swedia, Selandia Baru dan Argentina.

Menurut dia, kedatangan wisatawan mancanegara tersebut menjadi kesempatan bagi Sumbawa memperluas pengenalan destinasi wisata daerah sekaligus membangun jejaring pariwisata di pasar internasional.

“Kita berharap Sumbawa semakin dikenal dunia internasional. Ini juga ajang promosi untuk peningkatan kualitas kepariwisataan Sumbawa,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...

Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Penumpukan sampah di Kabupa...
Luar Negeri
Mesir Gandeng Teknologi Tio...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.