Bapanas Pastikan Stok Kedelai Aman Hingga Akhir Tahun 2026
📅 Selasa, 22 Sep 2026, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis"Perlu kami tegaskan juga, proyeksi stok akhir nasional 290,9 ribu ton tidak sama dengan cadangan kedelai pemerintah. Stok nasional mencakup keseluruhan ketersediaan di masyarakat dan pelaku usaha, sementara CKP adalah stok yang dikuasai pemerintah sebagai instrumen stabilisasi," katanya pula.
Sebagai gambaran, kata dia, neraca pangan strategis secara umum tetap terjaga, jagung juga berada dalam kondisi mencukupi.
Berdasarkan neraca yang sama, total ketersediaan jagung tahun 2026 diproyeksikan sekitar 23,368 juta ton, sementara kebutuhan sekitar 16,463 juta ton, sehingga stok akhir diproyeksikan sekitar 6,906 juta ton. Produksi jagung tahun ini diperkirakan sekitar 18 juta ton.
Jadi, kata Hernawan, langkah pemerintah jelas: pertama, menjaga agar pasokan kedelai tidak terputus; kedua, memastikan harga di tingkat perajin tetap wajar; ketiga, memperkuat Cadangan Kedelai Pemerintah melalui Bulog; dan keempat, meningkatkan produksi dalam negeri agar ketergantungan impor secara bertahap berkurang.
"Pesan kami kepada masyarakat dan perajin tahu-tempe pasokan kedelai nasional masih mencukupi. Pemerintah akan terus menjaga ketersediaan, mengawasi harga dan distribusi, serta tidak akan membiarkan adanya praktik yang menyebabkan harga menjadi tidak wajar," tegasnya.
Ia memastikan kedelai tersedia dan secara neraca cukup. Tantangannya adalah ketergantungan impor yang masih tinggi. Karena itu pemerintah memperkuat cadangan kedelai melalui Bulog, mengawasi importir dan distribusi, serta memastikan perajin tahu-tempe memperoleh bahan baku dengan harga yang wajar.
"Kami ingin menegaskan pemerintah akan terus hadir menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan, termasuk kedelai, agar kebutuhan masyarakat serta perajin tahu dan tempe tetap terpenuhi," kata Hermawan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!